7 TEKNIK DASAR MEMBUAT ANIMASI PADA FLASH UNTUK PEMULA

rhevylis/ Juni 30, 2018/ Animasi

Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak. 3 Penggunaan animasi pada komputer telah dimulai dengan ditemukannya software komputer yang dapat dipergunakan untuk melakukan ilustrasi di komputer, membuat perubahan gambar satu ke gambar berikutnya sehingga terbentuk suatu bentuk gerakan tertentu.

Dalam membuat animasi di dalam Flash atau lebih di kenal Adobe Flash atau sejenisnya, banyak yang perlu anda persiapkan, terutama desain persiapan yang akan anda buat menjadi animasi, ide, maupun kreatifitas kalian.

Teknik pembuatan animasi pada Flash ada dua, yaitu :

  • Animasi Tween,
  • Animsi frame per frame.

Selain Kedua cara diatas, animasi juga dapat dibuat dengan menggunakan Actionscript serta mengubah property, symbol ataupun instance objek. Dengan cara tersebut kalian bias mebuat animasi yang lebih menarik dan atraktif.

1.Mengatur Kecepatan Frame (FPS)

Kecepatan frame mempengaruhi tampilan animasi ketika animasi itu dijalankan.

Apabila kecepatan frame dibuat lambat atau kecil, maka tampilan animasi akan tampak patah-patah. Begitu juga sebaliknya, kecepatan frame terlalu cepat atau besar akan mengaburkan tamilan dar animasi itu sendiri.

Secara default, Flash Memberikan kecepatan frame sebesar 24 frame per detik.

Berikut cara mengatur kecepatan frame :

  • Untuk mengatur kecepatan Animasi pergilah   ke Panel Properties maka akan muncul pengaturan salah satunya FPS dan ubah nilainya sesuai keinginan anda. Prinsip dari FPS, semakin besar nilainya maka semakin cepat gerakan animasinya dan sebaliknyaGambar 1. Kotak dialog panel properties

2. Animasi Gerak

Animasi gerak dapat diartikan objek berpindah dari satu posisi ke posisi lain.

Cara membuat animasi gambar bergerak adalah :

  1. Buatlah sebuah objek pada stage.
  2. Klik kanan pada keyframe  pertama, kemudian pilih Create Motion Tween untuk mengawali animasi.

    Gambar 2. Perintah Create Motion Tween

  3. Tekan OK pada kotak dialog yang akan tampil
  4. Klik kanan pada frame 24, kemudian pilih Insert Keyframe > Position.Gambar 3. Insert Keyframe > Position
  5. Dengan tombol Selction Tool  pindah Geser objek tersebut kearah yang diinginkan sehingga akan terbentuk alur transformasi.
  6. Tekan ENTER atau klik tombol Play   untuk melihat hasil animasi.

3. Animasi Skala.

Maksud dari animasi ini adlah ukuran objek mengalami perubahan, bisa dari ukuran kecil menjadi besar atau sebaliknya.

Gunakan langkah berikut :

  1. Buat objek kotak pada frame 1

    Gambar 4. Objek yang akan dianimasikan

  2. Klik kanan frame 1 kemudian pilih Creat Classic Tween.

    Gambar 5. Proses pembuatan animasi

  3. Klik kanan frame 20 kemudian pilih Insert Keyframe.

    Gambar 6. Proses pembuatan animasi

  4. Klik Free Transform Tool  kemudian perbesar ukuran objek kotak dan geser ke kanan. Jalankan animasi CTRL + ENTER.

4. Animasi Putar

Langkah membuat animasi putar adalah :

  1. Buat sebuah objek, sebagai contoh disini saya membuat tulisan freezon
  2. Klik kanan pada frame 1 dan pilih create motion twen maka secara otomatis frame akan terisi hingga frame 24
    Gambar 8 Proses pembuatan animasi
  3. Klik kanan pada frame 25 dan pilih insert key -> rotation

    Gambar 9. Insert Keyframe > rotation

  4. Pada panel properties atur beberapa parameter rotation atur nilai ease kalian bisa memasukkan angka 100 atau -100 untuk mengatur kecepatan objek lebih pelan diawal atau diakhir gerakan. Pada pilihan rotation atur rotationnya 2 time(s)  untuk menentukan jumlah putaran  dan isi 20 derajat untuk kemiringan derajat putaran.Gambar 10. Kotak panel properties
  5. Setelah itu, tekan CTRL + Enter untuk menjalankan animasi.
  6. Untuk mencari animasi berputar yang anda inginkan, anda bisa merubah nilai-nilai yang ada pada panel properties. Jika merasa kecepatan putaran terlalu cepat, maka coba ubah nilai pada fps lebih rendah dari nilai standar.

    Gambar 11. Kotak panel properties

  7. Klik pada lembar kerja kemudian ubah nilai fps di panel properties. Nilai standarnya adalah 24 ubah menjadi 10, tekan CTRL + Enter untuk melihat hasilnya

5. Animasi perubahan warna

Berikut langkah membuat animasi perubahan warna :

  1. Pertama buat file baru, melalui jendela Properties ubah warna background menjadi hitam. seperti gambar di bawah ini;Gambar 12. background properties
  2. PilihText Tool 
  3. Pada jendela Properties,atur : Static Text, Arial, 40 warna Kuning, Anti-alias for animation. Perhatikan gambar di bawah ini;Gambar 13. animation properties
  4. Klik mouse pada stage, ketikkan JUDUL(judul program). seperti contoh gambar di bawah ini atau bisa dengan teks sesuai keinginan dan di bawah ini sekedar contoh saja;Gambar 14. ketik judul
  5. Atur posisi agar di tengah layar kerja.
  6. Pilih Modify > Break Apartatau tekan CTRL + B. seperti gambar di bawah ini;                                                        Gambar 15. modify
  7. Pilih Modify > Break Apartseperti contoh gambar diatas
  8. Setelah itu Pilih Modify > Convert to Symbol atautekan F8. seperti gambar di bawah ini ;                                                   Gambar 16. covert to symbol
  9. Pada jendela Convert to Symbol, beri nama judul, pilihGraphic, pilih OK. seperti gambar di bawah ini;

Gambar 17. Convert to symbol

  • Klik di frame 15 pada Timeline, Klik kanan mouse Insert Keyframe.
  • Klik di frame 30 pada Timeline, Klik kanan mouse Insert Keyframe.
  • Klik di frame 15 pada Timeline
  • Klik mouse pada teks JUDUL
  • Pada jendela Properties, pilih Color > Tint, atur warna ke Jingga(atau yang lain),
  • Blok frame 1 hingga 30, Klik kanan mouse padatimeline Pilih Create Motion Tween.
  • Jalankan animasi.
  1. Mengenal Motion Editor

Setelah kalian membuat animasi, kalian dapat mengontrol proses kerja animasi dengan menggunakan panel Motion Editor .

Panel Motion Editor berisi pengaturan yang dapat digunakan untuk mengatur proses transformasi objek.

Ikuti langkah berikut untuk menggunakannya.

  1. Pilih layer yang aka diedit
  2. Tampilkan jendela Motion Editor dengan klik menu Window > Motion Editor.Gambar 19. Panel Motion Editor
  3. Sesuaikan beberapa pengaturan yang terdapat pada panel Motion Editor
    • Basic Motion, utuk membuat dan mengatur posisi keyframe
    • Transformation, untuk memiringkan (skew) dan mengatur ukuran (scale) objek.
    • Color Effect, digunakan untuk mengatur efek warna.
    • Filters, untuk memberi style pada suatu objek.
    • Reset Values, untuk mengembalikan ke pengaturan awal.

7. Animasi Motion Guide

Motion Guide merupakan sebuah animasi dimana objek bergerak menyusuri sebuah lintasan atau alur tertentu.

Berikut langkah untuk membuat animasi motion guide :

  1. Buat 2 buah layer masing-masing beri nama layer=bola dan layer=garis.

    Gambar 19. layer

  2. Buatlah sebuah objek lingkaran pada frame 1 layer “bola” dan objek garis pada layer “garis” (kalian bisa menggunakan pen/ pencil tool).
  3. Lalu pada frame 15 layer “garis”, klik kanan >> pilih Insert Frame dan pada frame 15 layer “bola” pilih Insert Keyframe.                                                   Gambar 21. Insert keyframe
  4. Kemudian pada frame 15 layer “bola”, pindahkan objek bola ke bagian ujung akhir garis. Frame=1  Frame=15
  5. Klik kanan pada layer “garis”, pilih Guide/ Add Classic Motion Guide.

    Gambar 23. Memberikan perintah motion guide

  6. Copy garis pada layer garis, klik layer guide: garis lalu klik kanan di area editor, pilih paste in place.

    Gambar 24. Paste in place

  7. Klik kanan pada frame antara keyframe 1 dan 15 pada layer “bola”, >>pilih Create Classic Tween.Gambar 25. Create Classic Tween
  8. Pindahkan layer bola ke sub layer Guide : garis dengan cara menggeser layer bola sedikit ke kanan.

    Gambar 26. Menggeser layer

  9. Jalankan Animasi dengan Memilih menu Control > Test Movie (Ctrl+Enter).
Komentar
Share this Post