Dasar – Dasar Belajar CorelDRAW X6

devindhar/ Februari 23, 2018/ Hardware

Artikel
                                            Dasar – Dasar Belajar Corel Draw X6
A. MENGENAL DASAR-DASAR CORELDRAW X6
CorelDRAW adalah program yang digunakan untuk membuat objek berbasis vector. Karena kecanggihannya, CorelDRAW banyak pilih dan digunakan oleh para desainer grafis untuk menciptakan berbagai macam karya.
1.1 Welcome Screen
Welcome screen akan muncul ketika pertama kali anda menjalankan program CorelDRAW X6, Tampilannya seperti berikut ini :


Gambar 1.1. Tampilan jendela Welcome CorelDraw X6
Pada bagian bawah dari jendela Welcome Screen, terdapat beberapa tabulasi seperti berikut:
• Quick Start, untuk memulai membuat lembar kerja baru. Saat Anda klik,maka akan muncul jendela Quick Start seperti berikut:

KETERANGAN:
A: Open recent, digunakan untuk membuka file yang pernah anda simpan sebelumnya.
B: Untuk menampilkan Preview dari file-file yang tampil pada bagian Open Recent.
C: Open other, untuk membuka file selain yang tampil pada bagian Open Recent.
D: New blank document, untuk membuat sebuah lembar kerja baru.
E: New from template, untuk membuat lembar kerja baru berdasarkan template yang telah disediakan secara default oleh CorelDRAW.
• What’s New, untuk menampilkan apa saja hal-hal serta fasilitas terbaru yang dimiliki CorelDRAW X6, dan dilengkapi dengan pembahasan kecil tentang penggunaan fasilitas-fasilitas tersebut.
• Learning Tools, berisi video tutorial, dan tips tentang penggunaan program CorelDRAW. Fasilitas ini memerlukan koneksi internet.
• Gallery, berisi kumpulan-kumpulan karya seni yang dapat anda jadikan inspirasi.
• Updates, memungkinkan Anda untuk menerima informasi produk terbaru, tutorial, dan konten-konten menarik dari CorelDRAW.com. Fasilitas ini memerlukan koneksi internet.

1.2. Membuat Dokumen Baru
Untuk membuat dokumen baru, klik New Blank document di dalam jendela Quick Start, maka akan tampil kotak dialog Create New Document seperti berikut :


Gambar 1.3. Tampilkan Kotak dialog Create a New Document
Atur beberapa parameter yang anda butuhkan, kemudian akhiri dengan klik tombol OK.

KETERANGAN:
• A: Menu Bar, menampilkan perintah-perintah yang digunakan untuk mengatur dan mengolah objek.
• B: Standart Toolbars, menampilkan beberapa tombol perintah yang sering digunakan dalam mengolah objek.
• C: Property Bar, menampilkan beberapa tombol perintah dan parameter sesuai dengan tool yang aktif.
• D: Color Palettes, menyediakan berbagai macam pilihan warna yang dapat Anda gunakan untuk mewarnai objek. Klik pada salah satu warna untuk mewarnai Fill dan klik kanan untuk mewarnai outline objek.


Gambar 1.5. Tampilan Color Palettes
• E: Toolbox, tempat tombol-tombol perintah untuk membuat dan memodifikasi objek.
• F: Page Navigator adalah tombol untuk mengelolah Page atau halaman.

Gambar 1.6. Tampilan Page Navigator pada lembar kerja
• G: Jendela Dokumen, adalah tempat untuk membuat data mengolah objek.
• H:Scroll bar, untuk menggeser tampilan lembar kerja.

1.3. Toolbox
Toolbox adalah kumpulan tombol-tombol yang berguna untuk membuat dan memodifikasi objek.
Beberapa tool yang ada di dalam Toolbox memiliki sub tool. Hal ini ditandai dengan adanya tanda segitiga hitam pada pojok kanan bawah tool. Lihat gambar berikut:


Untuk menampilkan sub tool, klik dan tahan tool yang memiliki tanda panah hitam di pojok kanan bawah.
1.4. Fungsi Tool-Tool didalam Toolbox
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing tool didalam Toolbox beserta fungsinya :

 

1.5.Menggunakan Fasilitas Guidelines
Guidelines adalah garis bantu yang berfungsi untuk menempatkan objek pada lokasi tertentu secara tepat.
Untuk menampilkan garis bantu pada lembar kerja, klik tahan dan geser pada ruler horizontal untuk menampilkan garis guide horizontal, dan klik tahan geser pada ruler vertical untuk menampilkan garis guide vertical.


Gambar 1.8 menampilkan guidelines atau garis guide
Untuk memiringkan garis guide , isikan nilai pada kotak teks Angle of rotation.


Gambar 1.9. memiringkan garis guide
Bisa juga dengan klik kanan pada garis guide, kemudian pilih Unlock Object, maka garis guide dapat anda atur kemiringannya sesuai dengan kebutuhan.
Untuk menyembunyikan garis guide yang telah dibuat, hilangkan tanda centang pada pilihan Guidelines dengan dengan perintah klik menu View Guidelines.
Sedangkan untuk menghapus garis guide, anda dapat mengklik garis guide dan tekan tombol Delete pada keyboard.
1.6. Menggunakan Dynamic Guides
Dynamic Guides atau garis bantu dinamis berfungsi untuk membantu anda dalam menentukan posisi dan peralatan object dengan tepat. Garis bantu dinamis akan otomatis muncul dengan warna biru.

Gambar 1.10. Menggunakan garis bantu dinamis
Untuk mematikan garis bantu dinamis, hilangkan tanda centang pada pilihan Dynamic Guides dengan cara klik menu View Dynamic Guides.

1.7 Mengatur Halaman
Untuk mengatur halaman sesuai dengan kebutuhan, caranya adalah dengan klik kanan pada salah satu halaman atau page hingga tampil kumpulan perintah seperti berikut:

• Rename Page untuk mengganti nama halaman.
• Insert Page After untuk menyisipkan halaman baru di depan halaman yang aktif.
• Insert Page Before untuk menyisipkan halaman baru dibelakang halaman yang aktif.
• Duplicate Page untuk menyalin halaman.
• Delete Page untuk menghapus halaman.
• Switch Page Orientation untuk mengubah orientasi halaman, apakah landscape atau portrait.
• Publish Page To ConceptShare untuk mempublikasikan halaman atau hasil desain Anda ke internet.
1.8. Mengatur Ukuran Halaman
Anda dapat mengatur ukuran halaman dengan menggunakan langkah-langkah berikut ini:
1. Pilih menu Layout Page Setup, Sehingga akan muncul kotak dialog Options
Seperti berikut:

Gambar 1.12. Tampilkan kotak dialog Options
2. Selanjutnya, atur beberapa parameter dalam kotak dialog Options seperti berikut:
• Size untuk memilih ukuran kertas yang akan digunakan.
• Drop Down di sebelah kanan Width, untuk menentukan lebar halaman secara manual.
• Isikan nilai pada bagian Width untuk menentukan lebar halaman.
• Isikan nilai pada bagian Height untuk menentukan tinggi halaman secara manual.
• Aktifkan Get page size from printer untuk menggunakan ukuran halaman standart (Letter) pada saat mencetak.
• Aktifkan Apply size to current page only untuk menetapkan hasil dari parameter tersebut pada halaman tertentu saja.
3. Akhiri dengan klik OK.

1.9. Mengubah Tampilan Background
Anda dapat mengganti background dengan gambar atau warna yang diinginkan dengan menggunakan langkah sebagai berikut:
1. Pilih menu Layout Page Background, sehingga tampil kotak dialog Options seperti berikut:


Gambar 1.13. Tampilan kotak dialog Options seperti berikut:

  1. Atur beberapa parameter pada kotak dialog Options seperti berikut:
    • Aktifkan pilihan No Background untuk menghilangkan warna background
    • Aktifkan pilihan solid untuk mewarnai background dengan warna solid.
    • Aktifkan pilihan bitmap untuk memberi background dengan gambar.
    Anda dapat menentukan gambar yang akan digunakan dengan mengklik tombol browse.
    Linked, background yang diambil masih terhubung dengan sumber datannya (khusus untuk pilihan Bitmap).
    Embedded, Background yang diambil tidak terhubung dengan sumber datannya (khusus untuk pilihan Bitmap)
    Deafult Size untuk menyamakan ukuran gambar denga ukuran aslinnya.
    Custom Size untuk mengubah ukuran gambar.
  2. Akhiri dengan klik OK dan perhatikan contoh berikut ini

PENUTUP
Demikian cara belajar dasar – dasar coreldraw X6, semoga apa yang kalian pelajari bisa bermanfaat.

DAFTAR PUSTAKA
Judul Buku : PASTI BISA BELAJAR SENDIRI, CORELDRAW X6
Nama Penerbit : ANDI
Desain Cover : Leo Agung
Percetakan : Andi Offset

Komentar