Apa saja jenis-jenis film?

Dian Purwanto/ Januari 10, 2018/ Videografi/ 0 comments

“Ketika Tuhan mengambil sesuatu dari genggamanmu, Dia tak menghukummu, namun hanya membuka tanganmu tuk menerima yg lebih baik.” (Film: 5 CM)

Cobalah anda pejamkan mata dan bayangkan! Saat itu, anda sedang duduk di dalam bioskop.

Sambil menunggu film yang akan diputar, jangan lupa ubah pada mode getar atau silent pada handphone anda dan sempatkan beli sebungkus popcorn atau segelas cola dingin yang dijajakan di dalam bioskop.

Rileks, lemaskan badan, nyamankan duduk anda dan nikmati film yang diputar…, oh betapa nikmatnya.

Tapi, apakah anda tau apa saja jenis-jenis Film yang anda tonton…?

Komedi, Action, Petualangan, Kriminal,….?

Salah kalau anda mengira yang diatas adalah jenis Film, yang diatas adalah Genre Film.

Lalu Jenis Film itu yang mana….? apa saja….?

dokumenter Hitler

Ahay……., Ok mari kita bahas apa saja jenis-jenis Film itu.

Ada 4 Jenis Film, yaitu:

  1. Film Dokumenter (Documentary Films)

  2. Film Cerita Pendek (Short Film)

  3. Film Cerita panjang (Feature-Length Film)

  4. Film-Film Jenis lain: Profil Perusahaan (Corporate Profile), Iklan Televisi (TV Commercial), Program Televisi (TV programme), Video Klip (Music Video)

Nah, jadi sudah tahu kan jenis-jenis film itu apa saja?

sekarang kita akan bahas satu persatu. mulai dari Film Dokumenter.

Dokumenter adalah sebutan yang diberikan untuk film pertama karya Lumiere bersaudara yang berkisah tentang perjalanan (travelogues) yang dibuat sekitar tahun 1890-an.

Tiga puluh enam tahun kemudian, kata ‘dokumenter’ kembali digunakan oleh pembuat film dan kritikus film asal Inggris John Grierson untuk film Moana (1926) karya Robert Flaherty.

Film dokumenter menyajikan realita melalui berbagai cara dan dibuat untuk berbagai macam tujuan.

Namun harus diakui, film dokumenter tak pernah lepas dari tujuan penyebaran informasi, pendidikan, dan propaganda bagi orang atau kelompok tertentu.

Intinya, film dokumenter tetap berpijak pada hal-hal senyata mungkin.

Seiring dengan perjalanan waktu, muncul berbagai aliran dari film dokumenter, misalnya dokudrama. Dalam dokudrama, terjadi reduksi realita demi tujuan-tujuan estetis, agar gambar dan cerita menjadi lebih menarik.

Para pembuat film dokumenter bisa bereksperimen dan belajar tentang banyak hal ketika terlibat dalam produksi film dokumenter.

Tak hanya itu, film dokumenter juga dapat membawa keuntungan dalam jumlah yang cukup memuaskan.

Beberapa contoh film dokumenter yang cukup berhasil adalah National Geographic dan Animal Planet.

Di Indonesia, produksi film dokumenter untuk televisi dipelopori oleh stasiun televisi pertama kita, Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Memasuki era televisi swasta tahun 1990, pembuatan film dokumenter untuk televisi tidak lagi dimonopoli TVRI.

Salah satu gaya film dokumenter yang banyak dikenal orang adalah Anak Seribu Pulau (Miles Production, 1995).

Sekitar enam tahun kemudian program yang hampir sama dengan judul Pustaka Anak Nusantara (Yayasan SET, 2001) diproduksi untuk konsumsi televisi.

Malcom X

Beberapa film Hollywood seperti JFK, Malcom X, dan Schindler’s List juga  beraliran Dokudrama.

Nah…, jadi sudah paham kan tentang apa itu Film Dokumenter?

Selanjutnya kita akan belajar tentang Film Cerita pendek (Short Film)

Durasi film cerita pendek biasanya dibawah 60 menit.

film pendek sumber berita

Dibeberapa negara seperti Jerman, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat, Short Film dijadikan laboraturium dan batu loncatan untuk memproduksi film cerita panjang.

Jenis film ini banyak dihasilkan oleh mahasiswa dan mereka yang ingin berlatih membuat film dengan baik.

Namun ada beberapa yang memang mengkhususkan memproduksi short film untuk keperluan produksi chanel video streaming, lomba atau saluran televisi.

Nah, dari sini kita sudah tau sedikit gambaran tentang Short Film, diatas kan short film dijadikan ajang latihan untuk membuat film cerita panjang atau dikenal dengan nama Feature-length Film. selanjutnya kita akan bahas tentang film cerita panjang ini.

Film durasi panjang umumnya berdurasi 90-100 menit.

Salah satu contohnya adalah film-film yang diputar atau ditayangkan di bioskop.

film panjang sumber berita

Bahkan ada beberapa film yang durasinya lebih dari 120 menit seperti Dances With Wolves.

Rata-rata produksi film India berdurasi 180 menit.

Yang terakhir dari jenis-jenis film adalah film-film jenis lain.

Pada film-film jenis lain ada empat kategori, yaitu Corporate Profile, TV Commercial, TV Programme dan Music Video.

Ok kita bahas satu persatu dimulai dari Corporate Profile.

Corporate Profile adalah film yang diproduksi dengan tujuan dan fungsi sebagai alat bantu presentasi.

salah satu contoh corporate profile adalah tayangan “Usaha Anda” yang disiarkan oleh SCTV beberapa waktu yg lalu.

Tidak jauh berbeda, yang kedua adalah TV Commercial atau dikenal dengan nama Iklan Televisi.

TV Commercial diproduksi dengan tujuan dan fungsi untuk kepentingan penyebaran informasi, baik tentang produk ataupun layanan masyarakat.

Iklan Produk biasanya menampilkan produk yang diiklankan ‘secara eksplisit’, artinya ada stimulus audio-visual yang jelas tentang produk tersebut.

Sedangka iklan layanan masyarakat atau public service announcement / PSA mengiklankan kepedulian produsen suatu produk terhadap fenomena sosial yang diangkat sebagai topik iklan tersebut.

Dengan demikian, iklan layanan masyarakat umumnya menampilkan produk seccara implisit.

Yang ketiga adalah TV Programme atau kita lebih familiar dengan sebutan program televisi.

Secara umum, program televisi dibagi menjadi dua jenis yakni cerita dan non cerita.

Jenis cerita terbagi menjadi dua, yaitu kelompok fiksi dan nonfiksi.

kelompok fiksi memproduksi film serial, FTV dan film cerita pendek.

Kelompok nonfiksi menggarap aneka program pendidikan, film dokumenter atau profil tokoh dari daerah tertentu.

Sedangkan program non cerita memproduksi variety show, TV Quiz, talkshow dan liputan / berita.

Dan yang terakhir atau yang keempat adalah Music Video atau populernya Video Klip.

mtv sumber belajar

Sejatinya video klip adalah sarana bagi para produser music untuk memasarkan produknya lewat media televisi.

Dipopulerkan pertama kali lewat saluran televisi MTV tahun 1981.

Beberapa rumah produksi menjadikan vidio klip menjadi bisnis utama (core business) mereka.

Diindonesia, tak kurang dari 60 video klip diproduksi tiap tahunnya.

Disadur dari Berbagai Sumber.

Komentar

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.