Karakter Pada Animasi 3D

Wenny Kurniasari/ September 25, 2018/ Animasi

Halo teman kali imi kita akan membahas tentang apa itu karakter pada animasi 3Dimensi.

Media tiga dimensi ialah sekelompok media tanpa proyeksi yang penyajiannya secara visual tiga dimensional. Kelompok media ini dapat berwujud sebagai benda asli baik hidup maupun mati, dan dapat pula berwujud sebagai tiruan yang mewakili aslinya. Benda asli ketika akan difungsikan sebagai media pembelajaran dapat dibawa langsung ke kelas, atau siswa sekelas dikerahkan langsung ke dunia sesungguhnya di mana benda asli itu berada. Apabila benda aslinya sulit untuk dibawa ke kelas atau kelas tidak mungkin dihadapkan langsung ke tempat di mana benda itu berada, maka benda tiruannya dapat pula berfungsi sebagai media pembelajaran yang efektif.

1. Karakteristik objek 3D

karakteristik  tiga dimensi  adalah sebagai berikut: 

  1. Pesan yang sama dapat disebarkan keseluruh siswa secara serentak
  2. Penyajiannya berada dalam kontrol guru 
  3. Cara penyimpanannya mudah (praktis) 
  4. Dapat mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan indera
  5. Menyajikan objek-objek secara diam 
  6. Terkadang dalam penyajiannya memerlukan ruangan gelap 
  7. Lebih mahal dari kelompok media grafis
  8. Sesuai untuk mengajarkan keterampilan tertentu 
  9. Sesuai untuk belajar secara berkelompok atau individual 
  10. Praktis digunakan untuk semua ukuran ruangan kelas
  11. Mampu menyajikan teori dan praktik secara terpadu.

2. Fertex, Edge, Face

  1. Vertex adalah titik-titik yang dihubungkan dengan edge
  2. Edge adalah garis yang menghubungkan lebih dari dua vertex (titik)
  3. Face adalah sebuah permukaan yang dibentuk oleh minimal 3 edges yang tertutup.

Komponen dasar pada objek 3D (3 dimensi) umumnya mencakup pada vertex, edge, face, dan normal. Karena semua komponen tadi lah yang membentuk suatu objek tiga dimensi. Selain itu untuk menentukan posisi atau lokasi suatu objek 3D juga karena adanya kordinat x, y, dan z.

Banyak cara untuk membuat objek tiga dimensi. Yang paling umum adalah menggunakan aplikasi 3D seperti Autodesk Maya, Softimage XSI, Blender, dan lainnya. Tapi aplikasi seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, maupun Inkscape juga mampu membuat suatu gambar berbentuk 3 dimensi, walaupun tidak semudah dan kurang flexibel dibandingkan menggunakan aplikasi yang khusus untuk membuat objek 3 dimensi.

Nah di software 3D umumnya ada beberapa tipe objek, seperti polygon, NURBS, metaball dan lainnya. Namun yang umum ada di semua aplikasi 3D adalah polygon.

Polygon itu sendiri umumnya terdiri dari vertex, edge, dan face.

Pengertian Objek 3D: Vertex

Vertex adalah titik-titik yang dihubungkan dengan edge, dan merupakan komponen paling dasar dari objek 3 dimensi. Untuk memanipulasi posisi vertex dapat dilakukan dengan mengganti nilai kordinat x, y, dan z pada vertex tersebut. 

Pengertian Objek 3D: Edge

Edge adalah garis yang menghubungkan lebih dari dua vertex(titik). 

Pengertian Objek 3D: Face

Face adalah sebuah permukaan yang dibentuk oleh minimal 3 edges (tris) yang tertutup. 

Animasi Karakter 3 Dimensi

Animasi Karakter 3 dimensi adalah suatu teknik untuk menghidupkan sebuah karakter khayalan menjadi karakter hidup atau nyata dan mencoba mencari kedekatan dengan karakter yang sesungguhnya, seperti manusia atau hewan. Animasi karakter secara 3 dimensi (3D) adalah pencapaian tertinggi dari animasi komputer grafis.

Saat ini animasi karakter telah menciptakan sebuah ilustrasi nyata yang hingga kita sulit membedakan antara karakter buatan komputer dan karakter aslinya, hal ini dikarenakan teknik pembuatan dan animasi karakter 3 dimensi komputer telah mencapai tahap yang amat sempurna, bahkan animasi karakter 3 dimensi mulai menggantikan artis ibu kota dalam berbagai iklan dan film. Dengan menggunakan animasi karakter 3 dimensi, adegan yang mustahil dilakukan oleh manusia dapat direalisasikan.

Langkah-langkah pembuatan karakter 3 dimensi:
Desain Karakter, pikirkan dahulu karakter animasi apa yang akan kita buat. Tetapi dalam pemikiran karakternya jangan sampai dalam menggerakkan dan menghidupkan karakter tersebut mengalami kesulitan.

• Membuat sketsa untuk referensi, jika sudah yakin dengan desain karakternya, kita membuat sketsa untuk skala dan proporsi dari berbagai angle. Agar karakter yang akan kita buat nanti tetap terjaga dan sesuai dengan rancangan. 

• Membuat model, dengan menggunakan software 3 dimensi, kita mulai membuat model dari karakter yang telah kita buat sketsanya. Software yang dapat membuat animasi karakter 3 dimensi, diantaranya 3ds max, blender, DAZ Studio, PhotoScape Portable, Anim8or 0.95 b, Motion Studio, OpenFX, dsb. 

Ada beberapa teknik pembuatan model, yaitu Teknik Polygonal, NURBS (Non Uniform Rational B-Spline), Teknik Sculpting, Teknik Compound Modeling, dan Teknik Spline Modeling.

  • Teknik polygonal adalah teknik yang digunakan apabila model karakter yang akan kita buat agak kaku dan berbidang-bidang dengan lekukkan-lekukan yang keras, dengan teknik polygonal kita memakai objek-objek geometri dasar yang kemudian dikembangkan menjadi objek yang lebih kompleks. 
  • Teknik NURBS digunakan apabila model karakter yang akan kita buat rapi, simetris, dan halus, dengan menggunakan teknik NURBS kita memakai garis-garis yang dibuat seperti rangka model yang kita inginkan kemudian diberi surface (bentuk permukaan). 
  • Teknik sculpting digunakan apabila model karakter yang akan kita buat bertekstur kompleks. 
  • Teknik Compound Modeling adalah teknik membuat model dengan mengkombinasikan (menggabungkan, memotong, atau mengambil perpotongan) antar bentuk objek-objek geometry. 

  • Teknik Spline modeling adalah teknik membuat model dengan membuat bentuk objek 2 dimensinya terlebih dahulu yang kemudian “ditransfer” menjadi bentuk 3 dimensinya dengan memberikan ketebalan pada objek 2 dimensi tersebut. 

• Anatomi Otot, untuk memudahkan animasi agar model kita bisa elastic dan plastis, gunakan logika-logika otot dan urut tubuh. Dengan alur otot yang rapi, gerakan-gerakan animasi tidak akan menghancurkan/medistorsi bentuk model. Untuk sendi-sendi mempunyai jumlah polygon yang cukup agar ketika sendi ditekuk tidak terlihat patah.

Character Setup. Setup disini adalah kesiapan untuk animasi, mempersiapkan kebiasaan-kebiasaan serta kemampuan dari karakter yang kita buat, misalnya melirik, berkedip, memegang, menunjuk, berbicara, dan sebagainya. 

Boning/skinning. Setelah model selesai dibuat, agar bisa bergerak kita harus menempelnya ke tulang (bone). Di 3ds max ada 2 teknik, yaitu teknik bone dan teknik biped. Teknik bone adalah teknik dengan membuat tulang satu persatu kemudian disambungkan antar masing-masing tulang yang saling berhubungan, misalnya tulang tangan dihubungkan ke tulang bahu. Teknik Biped adalah teknik dengan membuat tulang yang telah terintegrasi menjadi satu kesatuan rangka yang utuh, sehingga kita tidak perlu lagi menyambungkan tulang satu-persatu.

Jenis animasi berdasarkan bentuk :

1.      Animasi Model

Obyek animasi 3D dalam jenis film ini berupa macam-­macam bentuk animasi yang bukan boneka dan sejenisnya, seperti bentuk-bentuk abstark; balok, bola, prisma, piramida, silinder, kerucut dan lain-lain. Atau bentuk model, percontohan bentuk dari ukuran sebenarnya, seperti bentuk molekul dalam senyawa kimia, bola bumi.

Bentuk obyek animasi sederhana, penggunaannya pun tidak terlalu rumit dan tidak banyak membutuhkan gerak, bahan yang dipakai terdiri dari kayu, plastic keras dan bahan keras lainnya yang sesuai denga sifat karakter materi yang dimiliki, tetapi tidak berarti bahan lentuk tidak dipakai. Disebut juga film animasi non-figur, karena keseluruhan cerita tidak membutuhkan tokoh atau figure lainnya.

Jenis film Teknik yang memanfaatkan lembaran sel merupakan suatu pertimbangan penghematan gambar, dengan memisahkan bagian dari obyek animasi yang bergerak, dibuat beberapa gambar sesuai kebutuhan; dan bagian yang tidak bergerak, cukup dibuat sekali saja.

2.      Animasi Pixilasi (Pixilation).

Jenis film animasi 3D ini menggunakan figur manusia sebagai objek animasi. Pixilasi adalah suatu teknik pemotretan di mana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan seperti boneka, sama halnya yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya.

Jenis animasi 3D yang sering digunakan untuk membuat film animasi :

1.      Animasi 3 Dimensi Penuh

Jenis ini menggunakan animasi objek 3D secara penuh (full). Seluruh tampilan 3D maupun proses pembuatannya menggunakan teknik animasi 3D.

Contohnya film animasi

–          Toy Story, Toy Story 2
–          A Bug’s Life

–          Finding Nemo

–          Shark Tale
–          Monster Inc
–          Dan lain-lain

VIDEO

DAFTAR PUSAKA

Komentar
Share this Post