Materi K3LH (Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup) Dalam Bidang TIK ( Teknologi Informasi Komunikasi )

Silvia Julyanti Dewi/ September 25, 2018/ K3LH

A. Pengertian K3LH

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), adalah suatu aspek yang harus pertama kali menjadi perhatian setiap melakukan kegiatan apapun, termasuk ketika berkerja dengan komputer.

B. Prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3)

Dalam dunia industri atau perkantoran besar menggunakan komputer dalam jumlah yang banyak. Kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi faktor yang sangat penting.

Para pengguna komputer pribadi pun perlu menerapkan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada.

Seorang yang sehari-hari menggunakan komputer baik untuk pekerjaan, pendidikan, ataupun hobi tetap harus memperhatikan prinsip-prinsip kesehatan agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.

Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer adalah:

1. Gangguan pada mata

2. Gangguan pada kepala

3. Gangguan pada tangan

4. Gangguan pada badan

Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan adalah Monitor. Seperti kita ketahui, layar monitor memancarkan radiasi atau pemancaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi.

Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga atom menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di tubuh kita.

Radiasi yang dipancarkan monitor komputer antara lain berupa:

1. Sinar-X

2. Sinar ultraviolet

3. Gelombang mikro

4. Radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendah

C. Posisi tubuh yang benar dalam K3LH

Gangguan kesehatan yang diduga timbul akibat radiasi komputer adalah penyakit katarak.Untuk itu, setiap pengguna komputer perlu mengatur waktu pemakaian komputer.

Jika Anda harus bekerja di depan komputer dalam jangka waktu yang lama, usahakan untuk mengatur waktu jeda agar tidak terus menerus menatap layar monitor.

Selain radiasi yang ditimbulkan oleh monitor komputer, kita perlu memperhatikan pula faktor-faktor lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan (suhu, kualitas udara dan gangguan suara).

Menggunakan komputer dengan posisi tubuh yang benar, akan memberikan kenyamanan saat bekerja. Dengan posisi tubuh yang rileks, kita dapat bekerja secara efektif dan kesehatan kita pun akan terjaga.

Ilmu yang mempelajari bagaimana mengatur posisi duduk yang baik dan benar di depan komputer disebut ergonomi.

Kenyamanan yang dibutuhkan antara lain keadaan user maupun hardware atau perangkat keras komputer :

  •  Posisi duduk : tempat duduk yang ideal dan bersandar, kursi ideal bisa berputar dan dapat diatur tinggi rendahnya, tempat duduk yang tidak bersandar dapat menyebabkan punggung kelelahan.
  • Posisi mata : harus lurus dan tidak terlalu tinggi atau rendah, jika posisi mata tinggi atau rendah membuat leher cepat lelah, layar yang digunakan sebaiknya yang low radiasi , atau layar jenis LCD.
  • Posisi tangan : pilih tuts keyboard yang lembut dan gunakan jari sebanyak mungkin untuk mengetik.

Berikut ini posisi duduk yang benar saat menggunakan komputer :

1. Bagian kepala dan leher

Aturlah agar posisi kepala dan leher anda tegak dengan pandangan lurus ke depan. Dengan posisi ini, anda akan sanggup bertahan lebih lama di depan komputer dan tidak cepat merasa lelah.

Posisi leher yang terlalu lentur dan kepala menengadah atau menunduk saat menghadap monitor tidak dibenarkan karena akan membuat anda cepat lelah.

2. Bagian punggung

Duduk dengan punggung yang tegak dan rileks merupakan posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk, terlalu miring ke kiri atau ke kanan, dapat menimbulkan rasa sakit. Usahakan agar seluruh punggung tersangga dengan baik oleh sandaran kursi.

3. Bagian pundak

Aturlah posisi pundak sedemikian rupa agar otot-otot pundak tidak tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu ke bawah atau terlalu tegak.

4. Posisi lengan dan siku

Posisi lengan yang baik adalah berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90 derajat.

5. Bagian kaki

Gunakan sandaran kaki atau footrest sehingga tungkai berada dalam posisi yang nyaman.

Selain hal-hal di atas, Anda perlu untuk memperhatikan hal-hal berikut agar kesehatan anda tetap terjaga:

  1. Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan Anda
  1. Usahakan agar jarak antara monitor dan mata minimal 80 cm.
  2. Gunakan refresh rate monitor minimal 72 Hz agar mata tidak cepat lelah
  3. Gunakan kursi yang memiliki sandaran tangan
  4. Atur pencahayaan monitor.

D. Posisi perangkat yang benar

Tentu saja, petunjuk umum menjaga yang diajarkan oleh ahli kesehatan seperti makan dan minum yang sehat, istirahat yang cukup, dan berolah raga juga perlu Anda perhatikan.

Dari sisi hardware atau perangkat keras komputer, Anda perlu memperhatikan faktor-faktor berikut ini karena sangat berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan kerja.

a) Posisi monitor

Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal-hal berikut:

  • Letakkan monitor di ruangan dengan pencahayaan yang cukup (tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup)
  • Atur posisi monitor agar berada tepat di depan mata Anda
  • Aturlah kecerahan monitor agar cahaya yang keluar tidak terlalu terang atau terlalu redup
  • Gunakan filter screen (filter monitor) untuk meredam radiasi.

b) Posisi keyboard

Letakkan keyboard dengan posisi lebih rendah dari monitor, namun tidak terlalu rendah.

c) Posisi mouse

Letak mouse yang benar adalah di samping keyboard. Sesuaikan tangan yang biasa Anda gunakan untuk bekerja. Jika Anda bekerja dengan tangan kiri, letakkan mouse di sebelah kiri keyboard dan aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui sistem operasi.

d) Posisi meja dan kursi

Aturlah meja dan kursi sedemikian rupa hingga posisi duduk Anda di depan monitor lebih nyaman, dan Anda dapat menjangkau keyboard dan mouse dengan mudah. Selain diatur posisinya, perangkat keras komputer harus dijaga dengan baik karena perangkat-perangkat tersebut menggunakan listrik.

e) Posisi Monitor

Monitor CRT menggunakan listrik tegangan tinggi dan membutuhkan daya yang cukup besar. Hindarkan monitor dari percikan air karena dapat menimbulkan hubungan pendek atau korsleting yang dapat membahayakan keselamatan Anda.

f) Kotak CPU

Kotak CPU yang diletakkan di lantai dan tidak dilengkapi dengan ground dapat mengalirkan listrik saat kita menyentuhnya tanpa alas kaki. Untuk menghindari korsleting, kotak CPU sebaiknya diletakkan di yang aman, misalnya di atas meja.

Kotak CPU dapat ditanahkan (grounded) dengan cara dihubungkan ke tanah atau tembok menggunakan seutas kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang besar, maka kita harus menjauhkannya dari benda-benda cair dan binatang atau serangga untuk menghindari korsleting.

g) Kabel

Aturlah susunan kabel secara baik dan rapi. Periksala stop kontak atau sumber listrik, jangan sampai ada yang longgar karena aliran listrik yang tidak stabil berpotensi merusak perangkat keras komputer dan mengakibatkan korsleting.

Setelah kita tahu bagaimana posisi yang benar di depan komputer maka langkah berikutnya adalah bagaimana memperlakukan komputer.komputer juga harus di perlakukan dengan baik supaya komputer yang kita gunakan tidak cepat rusak.

Pertama komputer harus diletakan di tempat yang aman. Aman dari jangkauan anak-anak,aman dari api, aman dari penyinaran matahari secara terus menerus, dan aman dari percikan air.

https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiXuejfhNXdAhVNAXIKHVklBjQQjRx6BAgBEAU&url=http%3A%2F%2Fmiaaulia03.blogspot.com%2F2012%2F11%2Fk3lh-dalam-tik.html&psig=AOvVaw0l_WnBM3cjYFbFNZt5EtN6&ust=1537926474473624

h) Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan saat menggunakan komputer ikut menciptakan kenyamanan danmenjaga kesehatan saat bekerja. Kondisi lingkungan yang dimaksud sebagai berikut :

a.Pencahayaan

Pencahayaan ruangan kerja juga berpengaruh pada beban mata. Pantulan cahaya (silau) pada layar monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan dan lainsebagainya, akan menambah beban mata.

Warna cahaya lampu hendaknya dipilih yang netralserta cat dan peralatan yang memiliki refleksi dalam cakupan yang rendah. Hindari warnagelap untuk langit-langit ruangan.

a = 48 – 50 cm

b= 38 – 54 cm

c = min 17 cm

d = 10 – 25°

e  = 55 -75 cm

https://www.scribd.com/doc/169986443/Kesehatan-Dan-Keselamatan-Kerja-Dalam-Penggunaan-Komputer-di-Rumah-Tangga-oleh-Lina-Dianati-Fathimahhayati

b.Temperatur dan ventilasi

Temperatur yang nyaman bagi pengguna adalah yang disesuaikan dengan efek temperatur terhadap komputer. Peralatan komputer terutama chip sangat sensitif terhadapdunia luar termasuk termperatur tinggi.

Komponen yang terkena temperatur tinggi akan cepatrusak. Misalnya terputusnya rangkaian dalam chip, berkaibat pada terjadi kesalahan ringanyang biasa dikenal sebagai efek penghapusan karena temperatur (thermala wipeot ).

Ventilasi diperlukan sehingga selalu terjadi pertukaran udara yang bersih. Pastikanruangan yang digunakan memiliki ventilasi udara bersih yang cukup dan memiliki pemanas/pendingin yang sesuai, sehingga menimbulkan kenyamanan saat bekerja. Perludiperhatikan pula letak 

Air Conditioning (AC) yang ada. Tata letak AC dalam ruang kantor umumnya sudah menetap, karena itu pengaturan meja harus diperhatikan.

c.Kebisingan

Kebisingan dapat ditimbulkan oleh letak ruang kerja yang dekat dengan keramaianataupun suara dari peralatan kantor yang digunakan. Batas kebisingan yang diizinkan untuk  berkerja selama kurang dari 8 jam per hari adalah 80 decibel (dB).

Sedangkan ruang kerjayang ideal adalah dengan kebisingan sekitar 40 – 50 dB. Selain printer dan CPU, mesin pendingin (AC) juga dapat menjadi sumber kebisingan.

Kebisingan dapat menimbulkan stresdan menyebabkan tekanan pada otot sehingga meningkatkan resiko terkena cedera. Untuk itu, pilih tempat yang tenang ataupun suara yang timbul akibat sumber kebisingan lainnya.

i) Kebiasaan dalam Bekerja

Agar dapat merasa nyaman dalam bekerja maka biasakanlah untuk selalu melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Kerja dalam keadaan sesantai mungkin dan dalam posisi yang benar. Hindarkan posisiyang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan, bahkan yang bisa menyebabkan cedera otot. 
  • Mengubah posisi duduk untuk mencegah kelelahan otot.
  • Mengatur posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga memberi rasa nyaman.
  • Berdiri beberapa menit untuk mengendurkan ketegangan otot dan lakukan olahraga ringan beberapa kali sehari.
https://www.scribd.com/doc/169986443/Kesehatan-Dan-Keselamatan-Kerja-Dalam-Penggunaan-Komputer-di-Rumah-Tangga-oleh-Lina-Dianati-Fathimahhayati
  • Beristirahat selama 10 menit setelah berkerja 1 jam di depan komputer agar mata danorgan tubuh lainya juga beristirahat.
  • Bagilah waktu untuk bekerja secara bergantian sehingga tidak duduk dalam selang waktuyang lama untuk melakukan satu aktivitas yang sama terus menerus.
  • Mengedipkan mata untuk menjaga agar mata tidak kering. Sesekali memandang jauhkeluar ruangan.
https://youtu.be/e9rlhWOcros

DAFTAR PUSTAKA

  1. https://ilmunyaoblo.wordpress.com/2013/10/15/24/
  2. https://www.scribd.com/doc/169986443/Kesehatan-Dan-Keselamatan-Kerja-Dalam-Penggunaan-Komputer-di-Rumah-Tangga-oleh-Lina-Dianati-Fathimahhayati
  3. http://agustya-blog.blogspot.com/2013/01/k3lh-dalam-bidang-multimedia.html
  4. https://www.youtube.com/watch?v=xs-o7JrEH6g
  5. https://youtu.be/e9rlhWOcros
Komentar
Share this Post