All About CPU Computer

Fitri Yulianti/ September 26, 2018/ Hardware

Pengertian CPU
https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/Pengertian-CPU.jpeg?ssl=1

Saat membeli komputer, entah itu dalam laptop atau PC, tentu pertama kali kamu bertanya soal spesifikasinya. Tentu kamu mengenal kata intel i5, intel core i7, intel core i3 dan seterusnya. Spesifikasi ini mengacu pada prosesor komputer yang akan kamu beli. Itulah mengapa biasanya dilengkapi dengan kata 3,5 GHz, 3,0 GHz, 2,5 GHz. GHz adalah simbol kecepatan sebuah prosesor atau CPU.

CPU merupakan singkatan dari Central Processing Unit atau dalam wikipedia diterjemahkan sebagai Unit Pemroses Sentral. CPU adalah perangkat keras atau hardware. Ia memiliki tugas utama untuk memproses data atau perintah yang masuk di komputer.

Semua perintah yang masuk ke komputer akan masuk ke CPU untuk kemudian dihubungkan dengan perangkat lainya. Itulah mengapa CPU disebut pula sebagai Otaknya komputer. Selain memproses sebuah perintah, CPU juga mengatur jalanya sebuah program atau software yang ada di dalam komputer. CPU bertugas untuk menerima perintah serta mengelola data.

Komponen CPU

Sama seperti otak manusia yang memiliki beberapa bagian dan komponen, CPU juga demikian. Untuk bisa bekerja, CPU memiliki beberapa komponen. Di dalam CPU terdapat beberapa jenis kompenen yang saling terhubung satu dengan yang lain untuk menerima perintah dan memprosesnya. Komponen tersebut terdiri dari:

1. Control Unit

https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/control-unit.png?ssl=1

Komponen CPU yang pertama ada: Control Unit atau Unit Kontrol, yaitu pusat pengendali komputer. Unit Kontrol memiliki tugas sebagai pengambil berbagai data dan perintah yang diberikan kepada komputer untuk kemudian diproses, menyelesaikan setiap instruksi yang berhubungan dengan logika dan aritmatika.

Unit Kontrol juga berfungsi mengirimkan pesan ke ALU untuk diproses, mengawasi kinerja ALU, mengatur input output dan membawa hasil output ke bagian pemprosesan memori utama.

2. ALU (Arithmetic and Logical Unit)

https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/ALU.jpg?ssl=1

Bagian kedua dari CPU adalah ALU atau Arithmetic and Logical Unit. Bagian ini memiliki peran untuk melakukan operasi pada aritmatika dan logika yang telah diintruksikan oleh Unit Kontrol. Tugas utama ALU adalah melakukan seluruh perhitungan matematika yang diberikan sesuai dengan instruksi program.

Selain itu, ALU juga memiliki tugas melakukan keputusan sebuah operasi program berdasarkan instruksi yang diberikan program. Operasi logika yang dilakukan oleh ALU meliputi perbandingan dua operand menggunakan ketentuan operator logika tertentu, misalnya menggunakan sama dengan (=),kurang dari (<),tidak sama dengan (¹ ), lebih besar dari (>), kurang atau sama dengan (£), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

3. Register

https://i2.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/Register.jpeg?ssl=1

Komponen terakhir dari CPU adalah Register. Komponen ini merupakan alat untuk penyimpanan kecil. Ia memiliki kecepatan akses yang cukup cepat berguna sebagai media menyimpan data atau intruksi yang di proses. Penyimpanan data yang dilakukan hanya bersifat sementara, yaitu hanya disimpan saat proses pengolahan terjadi. Setelah itu, penyimpanan akan hilang dengan sendirinya.

Jika diibaratkan, Register itu sama dengan ingatan dalam otak bila melakukan pengolahan data secara manual. Dengan adanya register, CPU bisa diibaratkan sebagai otak yang terdiri dari banyak ingatan-ingatan. Dari ingatan-ingatan tersebut kemudian diolah untuk membandingkan dan memperhitungkan logikanya. Perlu kamu ketahui, data yang tersimpan di memori utama atau RAM akan diambil oleh Register dan yang berada di registerlah yang akan di proses.

CARA KERJA CPU

Adapun cara kerja dari CPU dapat dilihat dari urutannya sebagai berikut:

1.  Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage);

2. Apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).

3.  Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter.

4. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan.

5. Hasilnya ditampung di Accumulator.

6.  Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage.

7.  Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

Cara kerja CPU ini dapat dilihat dengan lebih singkat pada gambar di bawah ini:

http://2.bp.blogspot.com/-tIQxgjocXWM/VQBPHZv3slI/AAAAAAAAADw/TYG5js1WwFk/s1600/cara%2Bkerja%2Bcpu.png

Fungsi CPU

Sebagai otak atau komponen utama sebuah komputer, jelas CPU memiliki fungsi yang sangat penting. Diantara sekian banyak fungsinya, berikut beberapa diantaranya:

1. Fetching

https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/Fetching.png?ssl=1

Fetching atau bisa diterjemahkan sebagai proses pengambilan atau pemanggilan data di dalam komputer. Perlu kalian ketahui, di dalam perangkat komputer, data itu disimpan dalam harddisk yang terletak di CPU dengan sebuah alamat. Hal ini bertujuan untuk mempermudah CPU menseleksi data yang dibutuhkan oleh user.

2. Decoding

https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/decoding.jpeg?ssl=1

Berikutnya, CPU juga berfungsi sebagai decoding atau suatu proses penterjemah yang diberikan oleh suatu program ke dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh CPU. Jadi dalam sebuah sistem CPU, subuah program yang dijalankan harus sesuai dengan kode-kode instruksi. Jika tidak, CPU tidak akan bisa menerjemahkan perintah yang diberikan. Perintah akan diterjemahkan CPU dan kode instruksi biner.

3. Executing

https://i2.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/Executing.jpg?ssl=1

CPU juga berfungsi sebagai executing atau peng-esksekusi. Jadi ketika suatu program komputer di jalankan, maka CPU akan melakukan kinerjanya dengan cara mengeksekusi perintah tersebut. Dalam artian, CPU akan melakukan perhitungan atau kalkulasi pada sebuah program atau perintah tersebut melalui ALU atau Arithmetical Logical Unit.

ALU merupakan komponen CPU yang berperan dan bertanggung jawab pada semua proses yang melibatkan matematika dan logika di dalam komputer. Selain membawa instruksi untuk di eksekusi oleh ALU, CPU juga melakukan eksekusi pada proses pemindahan data dari satu perangkat memori ke perangkat memori yang lainya.

4. Storing

https://i2.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/storing.jpg?ssl=1

Terakhir CPU juga berperan dan berfungsi sebagai penyimpan data atau storing. Jadi ketika seseorang menggunakan komputer, maka untuk bisa bekerja, komputer membutuhkan media penyimpan baik sementara ataupun permanen, dan inilah fungsi CPU.

Ketika data yang disimpan seseorang dibutuhka dalam waktu cepat, maka CPU akan menyimpanya secara sementara di RAM. Sementara jika data yang akan disimpan bersifat permanen, maka CPU akan menyimpanya di harddisk. Fungsi menyimpan tersebut semuanya dilakukan oleh CPU.

Jenis – Jenis CPU

Berikut jenis beserta kapasitas dari beragam jenis processor :

  1. Intel Processor
http://dosenit.com/wp-content/uploads/2015/09/Intel-Core-i3-%E2%80%93-4160.jpg

Processor intel ini merupakan salah satu produk yang paling terkenal bagi sebagian besar pengguna teknologi komputer. Saingan terberat intel dari segi produk yakni berasal dari AMD. Intel ini adalah sebuah perusahaan multinasional yakni Intel Corporation dimana pendiriannya dilakukan pada sekitar tahun 1968.

2. AMD (Anvanced Micro Processor)

http://dosenit.com/wp-content/uploads/2015/09/AMD-FX-6300.jpg

Secara umum, Anvanced Micro Processor lebih dikenal dengan julukan AMD oleh masyarakat luas. Meskipun tingkat penggunanya masih berada dibawah intel namun produksi processor AMD ini terus melakukan pengembangan produk yang lebih baik. AMD merupakan sebuah perusahaan multinasional terbesar kedua setelah intel corporation yang berbasis pada pengembangan produk processor untuk komputer.

3. ARM Processor

https://i1.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/ARM.jpg?ssl=1

ARM Processor merupakan sebuah perusahaan dimana didalamnya terdapat arsitektur processor mencapai 32 bit. Pusat pengembangan dan basis produksi ARM Processor ini berada dibawah lisensi ARM Limited. Processor ini digunakan untuk processor pada ponsel, jadi tidak heran jika hardware ini banyak tertera pada berbagai macam smartphone.

ARM processor berpusat di Cambridge, Inggris yang berdiri sejak tahun 1990 dengan nama Advanced RISC Machines. ARM processor memang di desain khusus yang berfokus pada pasar mobile.

4. Cyrix Processor

http://dosenit.com/wp-content/uploads/2015/11/Cyrix-Processor.jpg

Cyrix merupakan sebuah perusahaan yang melakukan pengembangan terhadap mikroprocessor komputer. Awal pendirian perusahaan serta produksi produk dilakukan pada tahun 1988. Pusat pengembangan dan produksi processor ini beradadi Texas. Perlu kita ketahui bahwa Cyrix ini merupakan salah satu pemasok processor yang mempunyai performa cukup tinggi.

5. Transmeta Processor

https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwi_7rjy-NfdAhUG3o8KHbGhBLoQjRx6BAgBEAU&url=https%3A%2F%2Fwww.notebookcheck.net%2FTransmeta-Crusoe-TM-5800-Notebook-Processor.24832.0.html&psig=AOvVaw0QF88ouL867hLu0xGhZXxj&ust=1538026374240799

Transmeta ini merupakan sebuah perusahaan yang melakukan pengembangan pada bidang semi konduktor mikroprocessor. Pusat pengembangan serta produksinya terletak di California.

6. Via

https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiD15-X-tfdAhWCbysKHRSVAcMQjRx6BAgBEAU&url=https%3A%2F%2Fwww.mydatech.net%2Fvia-is-back-8-core-x86-cpu-from-via-to-compete-with-amd-ryzen-and-intel%2F&psig=AOvVaw05BamoRNeJmG28ocE1thE0&ust=1538026648995567

Via ini merupakan sebuah perusahaan yang melakukan pengembangan atau riset terhadap chipset. Berbeda dari kebanyakan produsen processor yang dikembangan dieropa, produk yang satu ini merupakan salah satu bagian dari Formisa Plastics Group dimana pusat pengembangan serta produksinya dilakukan di Taiwan.

7. Apple Processor

https://i2.wp.com/www.jurnalponsel.com/wp-content/uploads/2018/04/Apple-Processor.jpg?ssl=1

Pada mulanya,  perusahaan ini dikenal dengan nama Apple Computer, Inc namun belakangan ini perusahaan processsor dibawah lisensi apple ini disebut sebagai Apple Inc saja. Pergantian nama ini dilakukan pasca peluncuran produk baru iphone.

8.  IBM Processor

http://dosenit.com/wp-content/uploads/2015/11/IBM-Processor.jpg

IBM merupakan kependekan dari International Bussiness Machines Corporation adalah suatu perusahaan yang melakukan produksi serta penjualan beragam hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak) komputer. 

9.      IDT Processor

http://dosenit.com/wp-content/uploads/2015/11/IDT-Processor.jpg

Perusahaan ini mempunyai nama Integratetd Device Technology namun lebih dikenal dengan sebutan IDT. Produksi processor yang dihasilkan oleh IDT ini termasuk murah jika dibandingkan dengan processor dari merk lain. Tempat pengembangan dan produksinya berada di San Jose, California, Amerika Serikat.

Daftar Pustaka :

Jenis – Jenis CPU pada Komputer

Pengertian dan Fungsi CPU Beserta Jenis-Jenis dan Komponen CPU Komputer

Komentar
Share this Post