KARAKTER ANIMASI 3 DIMENSI

Diyah Ayu Pramestyawati/ September 26, 2018/ Animasi/ 0 comments

3D adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Grafik 3 Dimensi merupakan teknik penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbu x (datar), sumbu y (tegak), dan sumbu z (miring).

Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card.

Grafik 3d merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. 

Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.

Perkembangan animasi 3D berawal sekitar tahun 1961 ketika seorang mahasiswa dari MIT (Massachussetts Institute of Technology) bernama Ivan Sutherland berhasil membuat sebuah software desain yang disebut Sketchpad, mampu menggambar sebuag figure langsung pada layar komputer dengan menggunakan sebuah pen light. Ide ini yang kemudian dikembangkan oleh para desainer software graphics dalam pembuatan software grafis yang lebih canggih lagi.

Dekade 1970-an, FIlm “Futureworld” (1976) memanfaatkan animasi 3D yang dikerjakan oleh catmull dan fred parke. jagoan grafis lulusan University of Utah. Disusul kemudian oleh film “Star Wars” (1977). Tahun 1980-an, film “Tron” (1982) dan “The Last Starfighter” (1984) pun menggunakan teknologi animasi 3D. Tahun 1985, PIXAR mengeluarkan film animasi 3D mengankat film “The Abyss” (1989) yang memenangkan Academy Award (Piala Oscar) untuk kategori efek Visual terbaik.

Tahun 1991, film “Terminator 2 : Judgement Day” menggunakan bantuan animasi 3D. Salah satu adegan spektakuler yang masih sangat diingat oleh penontonnya adalah adegan ketika karakter susuh yang berwujud liquid metal berubah wujud menjadi robot terminator yang utuh. Animasi 3D benar – benar meledak ketika muculnya film “Jurrasic Park” pada tahun 1993 yang  disutradarai oleh Steven Spielberg. Film ini memang benar – benar luar biasa karena dapat menghidupkan kembali Dinosaurus yang telah punah jutaan tahun lalu.

Film Animasi pertama yang berdurasi panjang yang dibuat secara penuh menggunakan teknologi animasi 3D adalah film “Toy Story” yang diproduksi oleh studio PIXAR dan Disney pada tahun 1995. Film ini pun menjadi box office dunia.

source : https://www.youtube.com/watch?v=iSQyL2jm-6M

Animasi 3D adalah objek animasi yang berada pada ruang 3D. Objek animasi ini dapat dirotasi dan berpindah seperti objek riil.

Proses pembuatan grafis komputer 3D dapat dibagi secara sekuens menjadi 3 fase dasar:

  • Modeling : Proses menyusun bentuk sebuah objek dengan membuat kontur yang luas dan struktur dari objek 3D dan adegan.
  • Animation : Mendefinisikan perpindahan objek.
  • Rendering : Proses mengeneralisasi sebuah gambar dari sebuah model dengan memberikan atribut objek seperti warna, tekstur permukaan dan kadar transparansi dengan menggunakan program komputer.

Karakter objek 3D
karakteristik  tiga dimensi  adalah sebagai berikut : 
· Pesan yang sama dapat disebarkan keseluruh siswa secara serentak.
· Penyajiannya berada dalam kontrol guru.
· Cara penyimpanannya mudah (praktis).
· Dapat mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan indera.
· Menyajikan objek-objek secara diam.
· Terkadang dalam penyajiannya memerlukan ruangan gelap.
· Lebih mahal dari kelompok media grafis.
· Sesuai untuk mengajarkan keterampilan tertentu.
· Sesuai untuk belajar secara berkelompok atau individual.
· Praktis digunakan untuk semua ukuran ruangan kelas.
· Mampu menyajikan teori dan praktik secara terpadu.


Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Hal ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan masing-masing gambar, difilmkan dengan kamera virtual, dan output-nya berupa video yang sudah di-rendering atau Realtime, jika tujuannya untuk membuat game. Animasi 3D biasanya ditampilkan dengan kecepatan lebih dari 24 frame per detik.
Konsep animasi 3D sendiri adalah sebuah model yang memiliki bentuk, volume, dan ruang. Animasi 3D merupakan jantung dari game dan virtual reality, tetapi biasanya animasi 3D juga digunakan dalam presentasi grafis untuk menambahkan efek visual ataupun film.

Konsep Objek 3D

Seperti yang sudah disebutkan di atas, objek 3D mempunyai bentuk, volume, dan ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X, Y, dan Z. Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, yaitu ke kanan – kiri (X) dan atas – bawah (Y), maka berbeda dengan animasi 3D. Pada animasi 3D, objek dapat digerakkan ketiga arah, yaitu ke kanan – kiri (X), atas – bawah (Y) dan depan – belakang (Z).
Pada umumnya objek 3D memiliki sub objek berupa elemen-elemen pembentuk objek tersebut, yang berupa VertexEdge, dan FaceVertex merupakan titik yang terletak pada koordinat X, Y, Z. Penggabungan dua Vertexakan menjadi Edge. Tiga Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan berupa kurva tutup akan menghasilkan Face. Kumpulan dari VertexEdge, dan Face akan menjadi sebuah objek utuh yang disebut dengan Mesh.

Jenis Permodelan 3D

Permodelan animasi 3D dibedakan menjadi dua, yaitu Hardsurface dan Organic. Model hardsurface adalah segala bentuk objek yang diciptakan atau dikonstruksi oleh manusia, seperti arsitektur, kendaraan, robot, dan mesin-mesin lainnya. Sedangkan model organic adalah subjek yang sudah secara alami ada di alam, seperti hewan, tumbuhan, batu, awan, petir, dan lain-lain.Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba-­lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

 Pengerian Stop Motion
Pengertian stop motion.  Stop motion adalah suatu teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan dari objek tersebut difoto (frame individual), sehingga menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan berurutan secara berkesinambungan. Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan
Disebut stop mation karena dilihat dari namanya animasi stop motion yang berarti animasi yang dibentuk dari gerakan-gerakan yang terhenti. Teknik ini terdiri dari dua kata yaitu stop yang berarti berhenti dan motion yang berarti gerakan / bergerak.
Stop motion diciptakan menggunakan teknik ini menggunakan  prinsip frame to frame, seperti animasi 2 dimensi. Pengerjaannya sama dengan animasi pada umumnya yaitu mengatur frame per frame gambar.
Tehnik stop-motion mulai ada yaitu pada tahun 1906. Ditemukan oleh stuart blakton. Stuart blakton  menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya. Tehnik stop-motion animasi ini sering digunakan dalam visual effect untuk film-film di era tahun 50-60-an bahkan sampai saat ini.
Cara kerja stop motion yaitu Animasi dibuat dengan menggerakkan objek atau model dari boneka ataupun bahan elastis yang terbuat dari clay/tanah liat atau tanah liat sintetis. Dengan cara Obyek digerakkan sedikit demi sedikit dan kemudian diambil gamabarnya satu per satu. Setelah diedit dan disusun, Apabila rol film dijalankan, akan memberikan efek seolah-olah boneka atau model tersebut bergerak
Dalam stop motion terdapat frame. Dimana  frame tersebut adalah satuan terkecil dalam video. pada program flash, frame diumpamakan seperti kertas hvs yang telah digambar, dan contoh apabila framenya kita perpanjang sebanyak 5 frame, maka diumpamakan seperti 5 kertas hvs dengan gambar yang sama.apabila kita merubah gambar salah satu frame, maka frame yang lain akan mengikuti perubahan gambar tersebut. karena frame tidak dapat berdiri sendiri.
frame dalam animasi digunakan untuk merekam gerakan, sehingga Gerakan-gerakan tersebut direkam dalam sebuah frame-frame dan dirangkai untuk menjadi sebuah animasi.
Pengertian Animasi Tradisional
Animasi Tradisional adalah teknik animasi yang paling umum dikenal sampai saat ini. Animasi tradisional juga dikenali sebagai animasi cel atau animasi yang dihasilkan dengan tangan yaitu setiap proses melibatkan tangan.Animasi tradisional merupakan  proses yang digunakan untuk filem-filem animasi yang paling lama iaitu pada abad ke-20.Bingkai individu filem animasi tradisional adalah gambar-gambar lukisan, yang mula-mula dilukis di atas kertas. Untuk mencipta ilusi pergerakan, setiap lukisan berbeda sedikit daripada yang sebelumnya. Lukisan yang animator dikesan atau salinan ke helaian  telus yang dipanggil cels, yang dipenuhi dengan cat dengan warna-warna yang diberikan atau nada di sebelah yang bertentangan dengan lukisan garisan. Cels ciri-ciri yang lengkap gambar satu demi satu ke filem filem terhadap latar belakang dicat oleh kamera.
Pengertian Animasi Komputer  Animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak dengan sendiri melalui penggunaan komputer dan merupakan sebahagian bidang komputer grafik dan animasi. Animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D, walaupun grafik komputer 2D masih banyak ada. Kadangkala sasaran animasi adalah komputer itu sendiri, kadangkala sasaran adalah perantaraan lain, seperti filem.Untuk menghasilkan gambar pergerakan, image dipaparkan pada skrin komputer dan diganti dengan imej baru yang seiras gambar sebelumnya dengan pantas. Teknik ini serupa dengan bagaimana gambar bergerak dihasilkan melalui televisi dan filem.Animasi komputer 3D pada asasnya merupakan pengganti digit bagi seni animasi gerak pegun (stop motion); patung animasi dibina pada skrin komputer dan dipasang dengan rangka siber. Kemudian anggota badan, mata, mulut, pakaian, dan lain-lain bagi patung 3D digerakkan oleh juru animasi. Akhirnya, animasi dihasilkan.
Prinsip Dasar Animasi
1. Solid Drawing

 Animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak dengan sendiri melalui penggunaan komputer dan merupakan sebahagian bidang komputer grafik dan animasi. Animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D, walaupun grafik komputer 2D masih banyak ada. Kadangkala sasaran animasi adalah komputer itu sendiri, kadangkala sasaran adalah perantaraan lain, seperti filem.Untuk menghasilkan gambar pergerakan, image dipaparkan pada screen komputer dan diganti dengan imej baru yang seiras gambar sebelumnya dengan pantas. Teknik ini serupa dengan bagaimana gambar bergerak dihasilkan melalui televisi dan filem.Animasi komputer 3D pada asasnya merupakan pengganti digit bagi seni animasi gerak pegun (stop motion); patung animasi dibina pada screen komputer dan dipasang dengan rangka siber. Kemudian anggota badan, mata, mulut, pakaian, dan lain-lain bagi patung 3D digerakkan oleh juruanimasi. Akhirnya, animasi dihasilkan.
Prinsip Dasar Animasi
1. Solid Drawing

Kemampuan menggambar sebagai dasar utama animasi memegang peranan yang menentukan “baik proses maupun hasil” sebuah animasi, terutama animasi klasik. Meskipun kini peran gambar yang dihasilkan sketsa manual sudah bisa digantikan oleh komputer, tetapi dengan pemahaman dasar dari prinsip ‘menggambar’ akan menghasilkan animasi yang lebih ‘peka’. Sebuah obyek/gambar dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki karakteristik sebuah obyek (volume, pencahayaan dan konsistensi kualitas gambar/bentuk/karakter).

source:http://tokohminionsiminion.blogspot.com/2016/10/20nama-nama-tokoh-minion-dan-gambarnya.html

2. Timing & Spacing
Grim Natwick, seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
Contoh Timing: Menentukan pada detik keberapa sebuah obyek/karakter berjalan sampai ke tujuan atau berhenti.Contoh Spacing: Menentukan kepadatan gambar (yang pada animasi akan berpengaruh pada kecepatan gerak).inni salah satu gambar 3d

berikut nadalah contoh animasi 3D        https://www.youtube.com/watch?v=iSQyL2jm-6M

Contoh Objek 3 Dimensi :

source: pngtree.com

Tipe Objek animasi 3D

a. Wireframe : objek yang hanya berdiri atas aris lurus dan garis lengkung yang mempresentasikan

    tepi-tepi objek, tanpa permukaan tertutup. Tipe ini merupakan objek 2D yang digambarkan dalam

    ruang 3D.

b. Surface : adalah sebuah objek yang tersusun atas permukaan. Objek ini dpt diibaratkan spt dinding

tipis pada sebuah kotak, objek surface tidak memiliki volume (kosong). Surface dapat dipakai untuk

benda-benda yang fleksibel,seperti : body mobil, body pesawat, pohon, dll.

c. Solid : objek solid memiliki mass properties, ini menunjukan bahwa objek solid merupakan benda

    yang padat dan memiliki titik berat.

Keuntungan & Kerugian dari Penggunaan Animasi

Animasi menangkap (capture) imajinasi bersama lebih baik daripada tools yg lain. Menggambarkan perbuatan & rekan bisnis special yg tak tampak kepada realitas atau barangkali tak ada sama sekali(Berbentuk seperti Khayalan).

Keuntungan
1. Menarik & Menahan Perhatian.
2. Memperlihatkan perbuatan tidak telihat (Invisible Actions).
3. Menambah daya ingat.
4. Memampukan visualiasi rencana, object, & rekan bisnis yg dibayangkan.
Dengan animasi, kita bisa laksanakan hal-hal yg tak mampu dilakukan orang dengan cara nyata. Manusia punyai keterbatasan pastinya. Tapi dgn Animasi, keterbatasan manusia mampu diubah jadi penampakan bersama imajinasi yg melampaui keterbatasan manusia.

Kerugian
1. Membutuhkan penambahan memory & lokasi (space) daya simpan yg besar.
2. Membutuhkan peralatan husus utk presentasi yg berkualitas.
3. Animasi 2 dimensi tak sanggup memperlihatkan resiko ‘nyata’ seperti kepada video & foto.
4. Membutuhkan budget yg lebih tinggi buat membuahkan Animasi yg menarik.
5. Membutuhkan ketika yg pass lama utk membuat satu buah Animasi.

Istilah Yang Sering Digunakan Dalam Cell Animation, Metoda animasi yg tidak jarang digunakan:

1. Straight Ahead Animation – animasi yg cuma memanfaatkan metode gambar dari kegiatan satu ke kegiatan lain dalam suatu  yg berkembang.

2. Pose Planning Animation – aniamsi yg memakai metode key atau extreme pose.

3. Planned Animation – sebuah system yg mengunakan gambar animasi yg sama terhadap adegan yg tidak sama. Sistem ini tidak jarang diperlukan dalam pelaksanaan kartun seri buat program TV lantaran deadline yg mesti dikerjakan dalam pengerjaan TV series.

4. Cycle Animation – 
sistem pemakaian celluloid panjang ( 12 inches ) utk menggambarkan aktivitas yg berulang-ulang. Sistem ini biasa dipakai utk paning kamera movement.

5. Limited Animation – sistem animasi yg membagi-bagi gambar satu buah karakter tepat dgn keperluan dalam satu buah adegan. Tujuannya ialah utk me-minimalisasikan disaat pelaksanaan sebab system ini cuma tukar anggota badan karakter tertentu ( contohnya aktivitas bibir utk dialog ) tidak dengan ubah posisi anggota badan yang lain dalam adegan yg berbeda.

http://bhe-tha.blogspot.com/2009/10/pengertian-dan-jenis-karakter-animasi.html
https://berilit.blogspot.com/2016/04/objek-3-dimensi-karakteristik-obyek-3.html
Komentar
Share this Post

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.