Teknik Animasi 3D: Obyek 3 Dimensi

Dian Purwanto/ Juli 15, 2018/ Animasi

Obyek 3D (Three Dimensional) atau tiga dimensi adalah setiap obyek yang mempunyai lebar, tinggi, dan kedalaman (width, height, dan depth).

Dengan kata lain obyek 3D adalah obyek yang dipaparkan dalam bentuk 3 dimensi pada koordinat x, y, dan z.

koordinat x, y, z

Menggambar Obyek Tiga Dimensi (Perspektif) adalah kegiatan menuangkan angan-angan dalam ukuran tiga dimensi kedalam kertas dua dimensi, baik dengan pengamatan langsung atau berdasarkan kenyataan.

Sebuah objek akan terlihat atau tergambar lebih besar ketika berdekatan dengan mata dan semakin kecil terlihat atau tergambar ketika semakin jauh dengan mata dan akhirnya menghilang di titik horizontal.

Seperti pada artikel sebelumnya, Teknik Animasi 3D, disebutkan bagian-bagian dalam sebuah obyek 3 dimensi, yaitu:

  • Vertex

Dalam objek 3 dimensi, Vertex (plural : Vertices), dapat diistilahkan sebagai titik (jamak : Simpul), adalah titik di mana dua atau lebih garis lurus bertemu.

vertex

  • Edge

Dalam obyek 3 dimensi, Edge, dapat diistilahkan sebagai tepi, adalah ruas garis yang menghubungkan dua simpul.

edge

  • Face

Dalam obyek 3d, Face, dapat diistilahkan sebagai wajah / sisi / permukaan, adalah salah satu permukaan individual dari sebuah benda padat.

face

Pada prinsipnya, semua obyek 3D dibangun dari minimal dua titik (vertices) yang membentuk rusuk (edge) dan minimal ada tiga rusuk yang akan membentuk satu sisi (face).

face-edge-vertex

Obyek 3D memiliki beberapa karakteristik seperti:

  • Pesan yang sama dapat disebarkan keseluruh siswa secara serentak.
  • Penyajiannya berada dalam kontrol guru.
  • Cara penyimpanannya mudah (praktis).
  • Dapat mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan indera.
  • Menyajikan objek-objek secara diam.
  • Terkadang dalam penyajiannya memerlukan ruangan gelap.
  • Lebih mahal dari kelompok media grafis.
  • Sesuai untuk mengajarkan keterampilan tertentu.
  • Sesuai untuk belajar secara berkelompok atau individual.
  • Praktis digunakan untuk semua ukuran ruangan kelas.
  • Mampu menyajikan teori dan praktik secara terpadu.

Selain karakteristik, obyek 3D ada beberapa macam, yaitu:

  • Box
  • Sphare
  • Cylinder
  • Tube
  • Pyramid
  • Plane
  • Hedra

Berikut beberapa contoh obyek 3D:

  • Sphare

Sphare atau bola merupakan suatu obyek 3 dimensi yang awalnya terbentuk dari kumpulan circle-cirle yang tak terhingga menjadi satu, Sehingga membentuk sebuah bola.

Sphare

  • Cylinder

Cylinder merupakan obyek 3 dimensi yang awalnya terbentuk dari lingkaran yang memiliki ukuran panjang. Jadi pada cylinder terdapat ukuran jari-jari,diameter dan tinggi.

Cylinder

  • Box  

Box adalah sebuah obyek 3 dimensi yang terbuat dari kumpulan objek 2 dimensi, maksudnya sebuah box merupakan kumpulan dari sebuah bidang persegi yang saling dihubungkan satu sama lain.

box

Nah sudah dapat gambaran awal mengenai apa itu Obyek 3D kan?

selanjutnya kita akan fokus belajar beberapa hal berikut ini:

  1. Teknik Animasi 3D: Obyek 3 Dimensi
  2. Teknik Animasi 3D: Aplikasi Pemodelan 3 Dimensi  (proses penyusunan)
  3. Teknik Animasi 3D: Pemodelan Obyek 3 Dimensi  (proses penyusunan)
  4. Teknik Animasi 3D: Pengolahan Model Obyek 3 Dimensi  (proses penyusunan)
  5. Teknik Animasi 3D: Teks 3 Dimensi  (proses penyusunan)
  6. Teknik Animasi 3D: Rigging  (proses penyusunan)
  7. Teknik Animasi 3D: Karakter 3 Dimensi  (proses penyusunan)
  8. Teknik Animasi 3D: Efek Khusus  (proses penyusunan)
  9. Teknik Animasi 3D: Rendering  (proses penyusunan)
Komentar
Share this Post