PENGOPERASIAN SCANNER

LFlow/ September 25, 2018/ Hardware, Software

Mungkin beberapa dari anda masih bertanya – tanya apa itu scanner ?
dari pada penasaran mending langsung kita bahas aja yuk apa yang dimaksud scanner

Perkembangan scanner berawal pada tahun 1975, ketika Ray Kurzweil dan timnya menciptakan Kurzweil Reading Machine beserta software Omni-Font OCR (Optical Character Recognation) Technology. Software ini berfungsi mengenali teks yang ada dalam objek yang discan dan menerjemahkannya menjadi data dalam bentuk teks.

Dari awal perkembangan itulah teknologi scanner berawal dan akhirnya terus berkembang sampai saat ini dengan teknologi yang semakin lama semakin maju. Kini scanner sudah dapat digunakan untuk menscan objek tiga dimensi dan film negatif.

Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC).

Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar. Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.

Pada saat ini, scanner sudah semakin berkembang dengan pesat diantaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX , Panasonic, Samsung, Fujitsu, Lexmark dan masih banyak lagi brand scanner yang lainnya yang semakin berkembang dengan pesat seiring penemuan baru teknologi scanner.

Penemuan scanner sangat terkait dengan perkembangan teknologi photography,photocopy dan optical machine. Penemu scanner adalah Robert S. Ledley  lahir di Newyork, Amerika Serikat pada tahun 1926. Hingga akhirnya pada tahun 1943 lahirlah CT Scanner yang mampu memindai seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki. Mesin temuannya itu di namakan Automatic Computerized Transverse Axial (ACTA). Demikian sejarah singkat penemuan scanner dan perkembangan scanner dari awal penemuannya sampai sekarang scnner baru dengan teknologi berbeda dan canngih telah ditemukan dan dikembangkan di dunia oleh berbagai Company seperti yang disebutkan di atas.

Sekarang ini scanner sudah banyak mengalami perkembangan baik dalam teknologi maupun bentuk scanner itu sendiri. Selain itu fungsi dari scanner juga telah banyak berkembang, sekarang sudah ada scanner yang digabungkan dengan printer, kemudian ditemukan juga teknologi scanner tanpa memerlukan tinta magnetic khusus. Serta ada juga nih scanner yang dapat digunakan tanpa harus terhubung dengan computer. Tidak dapat di pungkiri lagi kalau beberapa saat ke depan akan semakin banyak produk scanner yang lebih canggih lagi.

Kelebihan Scanner

  1. Multi fungsi
  2. Tahan lama (awet)
  3. Kecepatannya bagus
  4. Hasil dari scanner dapat di modifikasi sesuai keinginan karena hasilnya ditampilkan dahulu pada monitor.
  5. Hasil scanner dapat disimpan dalam bentuk soft copy di computer, sehingga apabila ingin di edit kembali user tidak perlu menscan ulang.

  Kekurangan scanner

  1. Sering macet
  2. Tidak bisa meng-copy kertas HVS (karena kertas HVS kertasnya panjang )
  3. Kalau satu bermasalah yang lain juga ikut bermasalah
  4. Apabila ingin memperoleh hardcopy, hasil scanner harus di print terlebih dahulu sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan tidak efisien, berbeda dengan mesin fotocopy yang langsung menghasilkan output dalam bentuk hardcopy secara cepat dalam hitungan detik.
  5. Hasil keluaran scanner terkadang tidak lebih bagus dari hasil mesin fotocopy dan scanner juga memerlukan tinta yang mahal.

Pengertian scanner dan fungsinya beserta cara kerjanya – Scanner adalah sebuah alat pemindai salah satu perangkat input pada komputer, merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menduplikat objek layaknya seperti mesin fotokopi ke dalam bentuk digital.

Scanner dapat menduplikat objek tersebut menggunakan sensor cahaya yang terdapat di dalamnya. Sensor yang terdapat pada scanner tersebut mendeteksi struktur, tulisan, dan gambar dari objek yang discan lalu dikirimkan ke komputer dalam bentuk digital.

Fungsi Scanner sudah jelas karena dengan adanya alat ini, kita dapat menduplikat hardcopy seperti kertas, makalah, maupun foto ke dalam bentuk digital ke komputer. Jadi saat kita kehilangan source berkas seperti foto atau makalah, kita dapat menyimpan foto tersebut ke komputer kita. Jadi ketika foto itu hilang, atau rusak, kita masih punya simpanan/salinannya di komputer dalam bentuk digital.

A. Inilah prinsip kerja dari scanner

Cara kerja scanner dapat kamu baca dan pahami dibagian bawah ini:

  • Saat kita menempatkan objek kertas bergambar ataupun teks pada layar kaca scanner dan menekan sebuah tombol scan pada mesin scanner atau menu scan pada layar monitor kamu, maka scanner akan melakukan proses scanning.
  • Lalu cahaya yang terpancar pada saat scanning menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan juga hasil yang didapatkan akan langsung dikirim pada sensor CCD (CCD yaitu suatu alat yang terdapat pada scanner yang mempunyai fungi untuk menerima hasil scanner lalu kemudian di kirim ke ADC).
  • Dari CCD tersebut lalu akan dikirim ke ADC (ADC yaitu suatu alat yang bertugas menerima data yang berasaldari CCD dan merubahnya ke dalam bentuk digital kemudian mengirimnya ke komputer). ADC akan memprosesnya lalu mengirimkan hasilnya pada komputer kamu.
  • Setelah masuk ke komputer kamu, hasilnya bisa di edit sesuai dengan kebutuhan. Dan kamu juga bisa menyimpannya dalam komputer ataupun dapat langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer.

B. Dan berikut ini jenis-jenis dari scanner

Sampai saat ini scanner memiliki beberapa jenis dan berikut ini jenis dari scanner yang sering kita temukan, diantaranya seperti di bawah ini:

Flatbed scanner

Flatbed scanner merupakan scanner yang memiliki bentuk seukuran dengan kertas folio, sehingga scanner ini seperti mesin fotocopy tetapi dengan ukuran yang kecil.

www.indiamart.com

PSC scanner

PSC atau Print Scan Copy yaitu merupakan suatu perangkat yang memiliki multifungsi diantaranya dapat digunakan sebagai scanner, dapat juga digunakan sebagai printer serta bisa digunakan untuk mesin fotocopy.

https://www.currentdirections.com/hardware/psc/5317hp.html

Handy Scanner

Handy scanner yaitu merupakan scanner yang bentuknya postcard, yang biasa kita temui pada supermarket ataupun minimarket. Sebab dapat digunakan pada mesin kasir untuk membaca harga barang-barang yang terdapat pada barcode barang tersebut.

www.sumberbelajar.xyz

Drum Scanner 

Jenis scanner drum merupakan jenis scanner awal yang dikembangkan. Scanner drum masih menggunakan photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca data gambar. Jenis ini meghasilkan kualitas tinggi jika dibandingkan dengan jenis scanner lainnya. Scanner drum mampu menghasilkan gambar dengan resolusi mencapai 24.000 ppi, yang brarti gambar yang dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi atau high resolution. Meskipun memiliki kelebihan yang yang luar biasa, jenis scanner ini sudah jarang digunakan karena harganya relatif mahal. Tetapi, jenis ini masih digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan kualitas hasil terbaik seperti pada museum atau seniman.

http://www.united-graphics.ca/drumscan.html

 Atomatic Document Feeder (ADF) Scanner

Merupakan scanner jenis roller yang ditujukan untuk penggunaan dokumen dalam jumlah yang banyak. Scanner ini memiliki wadah tersendiri untuk menyimpan dokumen yang akan di scan, lalu secara otomatis kesemua dokumen tersebut akan ditarik masuk ke dalam mesin Roller Scanner secara bertahap satu per satu. Jenis ini disarankan untuk perkantoran, namun memiliki harga yang relatif mahal.

Scanner Manual Feeding

Bentuk scanner ini sangat mungil, harganya pun relatif murah, antara 1 hingga 3 jutaan. Lensa tidak bergerak, tetapi kertasnya yang bergerak. Kertas yang akan di-scan harus dipilah dan dimasukkan 1 demi 1, tidak dapat ditumpuk begitu saja seperti pada printer. Kecepatan scanning model scanner seperti ini mencapai 3 halaman per menit. Scanner ini cocok untuk scanning puluhan dokumen, tetapi akan cukup melelahkan Anda bila digunakan untuk ratusan dokumen.

https://www.kompasiana.com/dimensidata/56345dc64d7a61fa04561fd7/mengenal-jenis-scanner?page=all

 Scanner Barcode

Scanner barcode  merupakan scanner yang digunakan untuk memindah data yang disimpan dalam bentuk kode tertentu. Data tersebut kemudian disimpan dalam bentuk barcode. Scanner jenis ini sering digunakan untuk menyimpan data atau untuk penyimpanan keterangan tertentu. Kini jenis scanner ini juga banyak digunakan untuk industri retail misalnya saja untuk supermarket atau swalayan.

https://www.adesso.com/product/nuscan-5100u-adesso-nuscan-5100-2d-barcode-scanner/

Scanner Logam 

Bukan hanya kertas saja yang bisa dipindai namun logam juga bisa dipindai yaitu dengan menggunakan scanner logam. Scanner jenis ini berfungsi untuk memindai adanya logam pada benda-benda tertentu.

Beberapa jenis scanner tersebut sangat membantu masyarakat untuk memudahkan pekerjaan mereka. Scanner adalah salah satu alat penting yang harus dimiliki dalam perusahaan atau instansi, demikian juga untuk membantu Anda.

https://blog.dimensidata.com/mengenal-jenis-dan-tipe-scanner/

Komponen-komponen yang ada pada scanner 

Komponen-komponen yang dimaksud adalah komponen-komponen pada scanner flatbed. Komponen tersebut adalah :

  1. Alas kaca alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca.
  2. Sumber Cahaya Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.
  3. Sensor sinal pantulanJenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah sensor CCD(charge-coupled devices). Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner.
  4. Motor Stepper dan pita  bergerigi karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.
  5. Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar yang sedang dibaca.

Selain komponen-komponen tersebut tentu masih ada banyak komponen lain, tetapi fungsi dan bentuknya dapat berbeda antara jenis scanner satu dan lainnnya.

Daftar Pustaka :
http://www.pengertianku.net/2015/02/pengertian-scanner-dan-fungsinya-dilengkapi-cara-kerjanya.html
https://larasatynuraeni.wordpress.com/2016/10/16/sejarah-perkembangan-scanner/

Komentar
Share this Post