Pengoprasian Scanner

Lucky Adam/ September 20, 2018/ Hardware/ 0 comments

SCANNER adalah sebuah alat input yang berfungsi sebagai penghasil gambar digital (image digitizer).

Cara kerja scanner dalam membaca gambar ada kemiripan dengan mesin foto copy, namun tidak seperti foto copy dimana hasil pembacaan tersebut berupa hasil cetakan dalam lembar kertas dari citra yang dibaca, scanner akan menampilkan hasilnya di layar monitor untuk dapat di simpan sebagai sebuah file digital.

KEGUNAAN SCANNER adalah sebagai penyimpan gambar, baik itu foto, surat-surat penting seperti ijazah, atau berita dari Koran dalam bentuk file dijital.

KOMPONEN-KOMPONEN SCANNER

1.Alas kaca Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca.

2. Sumber Cahaya Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.

3. Sensor sinal pantulan Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah sensor CCD (charge coupled devices). Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner.

4. Motor Stepper dan pita bergerigi Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.

5. Penutup Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar yang sedang dibaca.

Cara Menggunakan Scanner

1. Siapkan Komputer, Mesin Scanner Canon Lide 25, dan Program Adobe Photoshop. Pastikan Driver Scanner Canon Lide 25 sudah terinstall.

2. Letakkan foto yang mau di scan di dalam mesin scanner

source/anitanet.staff.ipb.ac.id

3. Buka program Adobe Photoshop, pilih menu File/Import/WIA-CanoScan LIDE 25 enter

4. Akan muncul window baru (seperti gambar berikut) lalu klik menu Scan

5. Akan muncul Foto yang kita scan, save dalam format jpg

6. Untuk menyimpan file foto, pilih menu File/Save as/ketikkan nama file foto yang diinginkan, mis. Foto1/pilih format jpg/ok/ok

7. Selesai, selamat mencoba !

CARA KERJA SCANNER

Sebelum gambar dipindai, komputer akan menentukan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu akan maju, jaraknya ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca pemindai.

Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar untuk menggerakkan lampu hingga posisi akhir gambar.

Cahaya yang dipancarkan lampu ke gambar akan segera dipantulkan,kemudian pantulan yang dihasilkan akan dibaca oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner.

Cahaya pantulan tersebut akhirnya akan sampai ke sensor CCD

Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan listrik analog.

Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai dijital oleh alat pengubah ADC (analog to Digital)

Sinyal dijital dari sensor CCD akan dikirim ke papan lojik dan dikirimkan kembali ke computer dalam bentuk data dijital yang menunjukan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.

Jenis-jenis SCANNER

          1.Flat bed

source:/dosenit.com

Jenis ini adalah jenis yang paling banyak dijumpai, karena harganya relatif paling murah, cocok untuk penggunaan pribadi. Jenis ini dapat dicirikan dari bentuknya yang persegi panjang. Memiliki sebuah papan penutup, dan lapisan kaca tempat meletakkan gambar. Untuk menggunakannya anda harus meletakkan gambar satu persatu untuk setiap pengambilan gambar.

              2.film scanner

mungkin saat ini penggunaan teknologi fil negative untuk menyimpan foto dan juga video sudah sangat jarang digunakan. Meskipun begitu, mungkin adna menginginkan kenangan lama anda yang masih berada dalam bentuk fil negative untuk disimpan di dalam komputer anda, dan anda cetak sewaktu waktu dengan menggunakan printer anda. Nah, film scanner ini merupakan jawaban yang sangat tepat. Film scanner menggunakan teknolog yang sama seperti flatbed Scanner, yaitu CCD sebagai mata yang melakukan pemindaian, namun dikhususkan untuk objek yang bentuknya adlaah film negative.

Jadi, Film Scanner ini sanggup untuk mengkonversi dan juga merubah objek yang tersimpan di dalam film negative menjadi bentuk digital, dan anda simpan di dalam komputer anda.

Meskipun alat ini emrupakan alat yang sangat berguna untuk kepentingan pribadi, namun demikian harga belu dari film scanner ini tergolong mahal, dan juga mungkin sedikit sulit untuk diperoleh. Berbeda dengan flatbed scanner yang bisa anda temui dengan mudah dimana saja.

Selain itu, film scanner jga memiliki fungsi yang terbatas, yaitu hanya mampu melakukan proses scanning pada bentuk film negative saja, dan bukan jenis dokumen lainnya.

3.Roller scanner

Apabila flatbed menggunakan teknologi CCD yang menjadi “mata” yang bergerak – gerak dalam memindai isi dokumen, maka roller scanner tidak mnggerakkan matanya, melainkan dokumennya yagn digerakkan. Cara kerjanya sama seperti printer, dimana dokumen atau kertas diletakkan pada ujung satunya, kemudian kertas tersebut akan masuk ke dalam mesin scanner, lalu keluar pada ujung satunya lagi.
Roller Scanner merupakan jenis scanner yang fungsinya sama seperti flatbed scanner, yaitu untuk melakukan pemindaian pada sebuah dokumen atau gambar yang secara fisik berbentuk lembaran atau objek yang mudah untuk dipindai. Perbedaan utama antara roller scanner dan juga scanner flatbed adalah dari metode yang digunakan.

    4.Scanner Drum

Jenis ini adalah jenis-jenis yang awal dikembangkan . Jenis ini menggunakan photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca data gambar. Jenis ini menghasilkan kualitas yang lebih baik di banding jenis lainnya. Namun karena harganya relatif mahal, maka jenis ini sudah tidak banyak digunakan. Banyak orang beralih menggunakan jenis flatbed berkualitas tinggi. Tetapi jenis ini masih tetap digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan kualitas yang baik, seperti museum atauseniman yang akan menyimpan hasil kerja seninya.

5.hand scanner

 hand scanner adalah jenis scanner yang bisa kita aplikasikan dengan sangat mudah, karena cukup dengan menggunakan tangan. Hand scanner secara umum banyak digunakan sebagai peralatan keamanan, untuk mendeteksi dan memindai barang bawaan seseorang, sebagai alat untuk emnscan barcode di dalam swalayan, dan juga scanner untuk memindai isi dari sebuah dokumen, dengan cara mengarahkan tangan dan juga scanner tersebut sesuai dengan bentuk dokumen yang ada.

Scanner tangan atau hand scanner ini cukup mudah dan sangat praktis untuk digunakan, dan juga memiliki harga yang cukup murah dan juga terjangkau.

PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai scanner yang menjadi pokok bahasan dalam artikel ilmiah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul artikel ini.

Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya artikel ini dan dan penulisan makalah di kesempatan kesempatan berikutnya. Semoga artikel ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada umumnya.

SUMBER:

https://sofyanainurrodli.wordpress.com/2012/07/12/artikel-scanner/

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/tips-komputer/cara-menggunakan-scanner/

https://dosenit.com/hardware/scanner/jenis-scanner-dan-fungsinya

5 Jenis Scanner dan Fungsinya

5 Jenis Scanner dan Fungsinya

5 Jenis Scanner dan Fungsinya
5 Jenis Scanner dan Fungsinya
Komentar
Share this Post

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.