Rendering Aplikasi 3D

Muhammad Rafi Ananda P/ September 20, 2018/ Animasi/ 0 comments

Hai guys, mari kita belajar tentang Rendering Pada Pemodelan Aplikasi 3D. Disini kita akan mengenal lebih jauh pengertian dan macam-macam hasil Rendering Pada Pemodelan Aplikasi 3D….

3D Rendering adalah sebuah proses kreatif yang mirip seperti fotografi atau sinematografi, memberikan pencahayaan pada gambar dan mengatur adegan kemudian memproduksi sebuah ataupun beberapa gambar.

Tidak seperti fotografi biasa, adegan yang digambarkan biasanya imajiner, dan semua yang muncul dalam 3D rendering perlu untuk diciptakan dalam sebuah komputer sebelum gambar tersebut bisa di render.

3D Rendering merupakan proses untuk membentuk sebuah gambar dari sebuah model yang dibentuk oleh perangkat lunak animasi, model tersebut berisi data geometri, titik pandang, tekstur dan cahaya yang diperlukan untuk membuat gambar yang utuh. 

3D Rendering merupakan proses yang sangat penting dan telah digunakan untuk berbagai macam penggunaan, seperti program permainan komputer, efek spesial pada film dan program simulasi.

Rendering tidak hanya digunakan pada game programming. Rendering juga sering digunakan untuk desain arsitektur, simulator, movie atau juga spesial effect pada tayangan televisi, dan design visualization.

Setiap bidang tadi mempunyai perbedaan dalam keseimbangan antara features dan teknik dalam rendering. Terkadang rendering juga diintegrasikan dengan model yang lebih besar, paket animasi, terkadang juga berdiri sendiri dan juga terkadang free open-source product.

Berikut beberapa istilah-istilah yang kita akan temui dalam 3D Rendering

  • Shading : bagaimana warna kecerahan permukaan bervariasi dengan pencahayaan
  • Tekstur-mapping : suatu metode penerapan detail pada permukaan
  • Bump-mapping : suatu metode simulasi skala bumpiness kecil pada permukaan
  • Fogging/participating medium : bagaimana cahaya meredup
  • Shadows : efek menghalangi cahaya
  • Soft shadows : efek gelap yang disebabkan oleh tertutupnya setengah sumber cahaya
  • Reflection : seperti cermin dan bisa sangat mengkilap
  • Transparency (optics), transparency (graphic) or opacity: transmisi cahaya yang tajam melalui benda padat
  • Translucency : transmisi cahaya yang tersebar melalui benda padat
  • Refraction : cahaya yang terkait dengan transparansi
  • Diffraction : penyebaran dan interferensi cahaya yang lewat suatu obyek yang mengganggu sinar
  • Indirect illumination : permukaan diterangi cahaya yang dipantulkan dari permukaan lain
  • Caustics (a form of indirect illumination) : pantulan cahaya dari obyek yang mengkilat
  • Depth of field : obyek yang kelihatan buram atau tidak fokus ketika terlalu jauh di depan atau di belakang obyek dalam fokus
  • Motion blur : obyek yang terlihat kabur karena kecepatan gerak tinggi atau gerakan kamera
  • Non-photorealistic rendering: render dengan gaya artistik atau dimaksudkan untuk terlihat seperti sebuah lukisan atau gambar
  • Proses 3D Rendering
  • Sebelum Rendering
  • Sesudah Rendering
  • Terdapat 5 komponen utama dalam melakukan proses untuk menghasilkan rendering dua dimensi dari objek-objek 3D. Komponen tersebut sebagai berikut
  • Geometri
  • Geometri identik dengan grafik dua dimensi. Definisinya adalah besaran rotasi suatu garis dari satu titik pangkal ke posisi yang lain. Geometri merupakan gambaran untuk dasar pembuatan bidang.
  •  Kamera
  • Dalam grafis 3D, sudut pandang yang dilihat berasal dari kamera. Kamera disini hanya sebagai penentu untuk sudut pandang pada sebuah world, sehingga sering disebut sebagai virtual camera. Kamera sendiri memiliki faktor dari segi lokasi dan arah pandang kamera
  • Cahaya
  • Komponen yang tak kalah penting adalah cahaya. Sumber cahaya pada grafik 3D sangat berpengaruh dalam proses rendering.
  • Sebuah sumber cahaya memiliki jenis. Pada grafika 3D dikenal beberapa macam sumber cahaya, yaitu:
  •  Point Light
  •  Spotlight
  •  Ambient Light
  •  Area Light
  •  Directional Light
  •  Parallel Point
  • Model sederhana dari sumber cahaya adalah sebuah titik sumber, dimana dari titik ini cahaya dipancarkan. Perhitungan pencahayaan bergantung pada sifat dari permukaan yang terkena cahaya, kondisi dari cahaya latar serta spesifikasi sumber cahaya.
  • Semua sumber cahaya dimodelkan sebagai sumber titik yang dispesifikasikan dengan :
  • Lokasi; Lokasi (x,y,z) dari sebuah sumber cahaya akan menentukan pengaruhnya terhadap sebuah objek.
  • Intensitas; Intensitas cahaya menyatakan kekuatan cahaya yang dipancarkan oleh sebuah sumber cahaya. Parameter ini merupakan angka, yang biasanya makin besar nilainya, makin terang sumber cahaya tersebut.
  •  Karakteristik Permukaan
  • Karakteristik permukaan pada sebuah objek merupakan sifat dari permukaan sebuah objek. Karateristik tersebut berupa, warna, tekstur, sifat permukaan, refleksitas, transparansi, dll. Saat rendering, warna dalam sebuah objek tergantung pada warna dari karakteristik permukaan dan warna cahaya.
  •  Algoritma Rendering
  • Merupakan prosedur pada suatu program untuk melakukan perhitungan dalam menghasilkan citra 2D dari data 3D.

Metode Rendering

1.Hidden Line Rendering

hidden-line_shadows.jpg

hendriprasetyo2496.blogspot.coml

Metode ini menggunakan fakta bahwa dalam sebuah objek, terdapat permukaan yang tidak terlihat atau permukaan yang tertutup oleh permukaan lainnya. Dengan metode ini, sebuah objek masih direpresentasikan dengan garis-garis yang mewakili sisi dari objek, tetapi beberapa garis tidak terlihat karena adanya permukaan yang menghalanginya.

2.Ray Tracing Rendering

otoy_featured.jpg

source: hendriprasetyo2496.blogspot.com

Ray tracing sebagai  sebuah metode  rendering pertama kali digunakan pada tahun 1980 untuk pembuatan gambar tiga dimensi. Ide dari metode rendering ini sendiri berasal dari percobaan Rene Descartes,  di mana ia menunjukkan pembentukan  pelangi  dengan  menggunakan  bola  kaca berisi air dan kemudian menguruti kembali arah datangnya cahaya  dengan  memanfaatkan  teori  pemantulan  dan pembiasan cahaya yang telah ada saat itu.

Celshading_teapot_large.png

hendriprasetyo2496.blogspot.com

3.Shaded Rendering

Pada metode ini, komputer diharuskan untuk melakukan berbagai perhitungan baik pencahayaan, karakteristik permukaan, shadow casting, dll. Metode ini menghasilkan citra yang sangat realistik, tetapi kelemahannya adalah lama waktu rendering yang dibutuhkan.

ontoh nyata dari rendering adalah dengan menggunakan software Blender, Vray (3DS Max) dan OpenGL. Satu trik khusus membuat kita dapat me-render seluruh film yang tengah kita buat dengan sangat cepat, yaitu render pranala. Bayangkan kita dapat segera menyaksikan karya kita, memeriksa kualitas animasi dan narasinya, tanpa perlu menunggu proses render yang terlalu lama.

Render pranala memanfaatkan pustaka OpenGL yang menggambar seluruh antarmuka Blender termasuk viewport 3D ke layar, sehingga meski ia mengorbankan kualitas visual, jenis render ini dapat dilakukan contoh nyata dari rendering adalah dengan menggunakan software Blender, Vray (3DS Max) dan OpenGL.

Satu trik khusus membuat kita dapat me-render seluruh film yang tengah kita buat dengan sangat cepat, yaitu render pranala. Bayangkan kita dapat segera menyaksikan karya kita, memeriksa kualitas animasi dan narasinya, tanpa perlu menunggu proses render yang terlalu lama.

Render pranala memanfaatkan pustaka OpenGL yang menggambar seluruh antarmuka Blender termasuk viewport 3D ke layar, sehingga meski ia mengorbankan kualitas visual, jenis render ini dapat dilakukan dengan sangat cepat.

  1. Wireframe Rendering

Wireframe yaitu Objek 3D dideskripsikan sebagai objek tanpa permukaan. Pada wireframe rendering, sebuah objek dibentuk hanya terlihat garis-garis yang menggambarkan sisi-sisi edges dari sebuah objek.

Metode ini dapat dilakukan oleh sebuah komputer dengan sangat cepat, hanya kelemahannya adalah tidak adanya permukaan, sehingga sebuah objek terlihat transparan. Sehingga sering terjadi kesalahpahaman antara sisi depan dan sisi belakang dari sebuah objek.

Sekian dari saya….

Selamat mencoba dan terima kasih…

Daftar Pustaka:

Komentar
Share this Post

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.