RENDERING PADA ANIMASI 3DS MAX

Selsaamanda/ September 25, 2018/ Animasi

Halo semuanya, apa kabar hari ini? Pasti sehat selalu dong.. Oke disini saya akan menjelaskan bagaimana cara rendering pada animasi 3Ds Max. Saya akan mejelesakan 3 hal penting pada materi kali ini. Yang pertama adalah pengertian rendering, kedua metode rendering beserta macam-macamnya, dan yang ketiga adalah hal hal yang harus diperhatikan sebeum proses rendering.

Nah, yang pertama saya akan menjelaskan pengertian rendering. Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi).

Rendering harus dilakukan secara cermat dan teliti. Oleh karena itu terkadang dilakukan pre rendering sebelum rendering dilaksanakan. Per rendering sendiri ialah proses pengkomputeran secara intensif, biasanya digunakan untuk pembuatan film, menggunakan graphics card dan 3D hardware accelerator untuk penggunaan real time rendering.

Secara umum, proses untuk menghasilkan rendering dua dimensi dari objek-objek 3D melibatkan 5 komponen utama, yaitu geometri, kamera, cahaya, karakteristik permukaan dan algoritma rendering.

Kemudian, yang kedua saya akan menjelaskan macam macam metode rendering beserta penjelesannya. Nah, macam-macam metode rendering  ada 4 macam, yaitu :

1. Ray Tracing Rendering

Ray tracing  adalah sebuah metode  rendering pertama kali yang digunakan pada tahun 1980 untuk pembuatan gambar tiga dimensi. Metode ray tracing rendering ini  diyakini  sebagai  salah  satu metode  yang  menghasilkan  gambar  bersifat  paling fotorealistik. Metode ini memiliki konsep dasar  yaitu  merunut  proses yang  dialami  oleh  sebuah  cahaya  dalam perjalanannya dari  sumber  cahaya  hingga  layar  dan  memperkirakan warna  macam apa  yang  ditampilkan  pada  pixel  tempat jatuhnya  cahaya.  Proses ini akan diulang terus menerus hingga pixel mulai terbentuk objek.

2.  Wireframe rendering

Wireframe merupakan sebuah  objek 3D yang dideskripsikan sebagai objek tanpa permukaan. Pada wireframe rendering ini, sebuah objek yang dibentuk hanya terlihat garis-garis dan menggambarkan sisi-sisi edges dari sebuah objek. Metode ini dapat dilakukan dengan komputer yang bekerja sangat cepat, namun kelemahannya yaitu tidak adanya permukaan,yang menyebabkan sebuah objek terlihat transparan. Sehingga sering terjadi kesalahpahaman antara sisi depan dan sisi belakang dari sebuah objek.

3. Hidden Line Rendering

Hidden line rendering menggunakan fakta bahwa dalam sebuah objek terdapat permukaan yang tidak terlihat atau permukaan yang tertutup oleh permukaan lainnya. Dengan metode ini, sebuah objek masih direpresentasikan dengan garis-garis yang mewakili sisi dari objek, namun beberapa garis tidak terlihat karena adanya permukaan yang menghalanginya.  Kelemahan metode ini adalah karakteristik permukaan dari objek tidak terlihat, contohnya  seperti warna, kilauan (shininess), tekstur, pencahayaan, dll. Serta metode ini lebih lambat dari wireframe rendering.  

4.Shaded Rendering

Pada metode ini, komputer diharuskan untuk melakukan berbagai perhitungan baik pencahayaan, karakteristik permukaan, shadow casting, dll. Metode ini menghasilkan citra yang sangat realistik, tetapi kelemahannya adalah lama waktu rendering yang dibutuhkan. Untuk merender dengan menggunakan Vray (3DS Max), proses rendering dibagi ke dalam 3 tahapan, yaitu :

  • untuk proses rendering RGBA (Red Green Blue Alpha) image.
  • untuk rendering Ambience Occlusion.
  • untuk rendering shadow. 

selanjutnya saya akan menjelaskan langkah-langkah sebelum proses rendering. langkah- langkah sebelum proses rendering terbagi menjadi 3 langkah, yaitu :

  1. Mengimport file dari autocad.
  2. Mengedit Objek (Editing Material).
  3. Memberikan efek pencahayaan pada objek.

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu, mengimport file dari autocad. Sebelum file dwg (AutoCAD) dimasukkan ke dalam 3D’s Max kita harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :  

  • Pertama, Jika gambar dwg masih berupa sebuah gambar yang kompleks, maka gambar harus disederhanakan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena semakin banyak jumlah garis, hatch, layer dll, akan memperlambat proses modelling saat di 3D’s Max.

Cara menyederhanakan gambar 3Ds Max, yaitu buka “file – import” kemudian pilih lokasi file yang diinginkan (misalnya “denah lobby 3D.dwg). Biasanya setelah berada di lokasi file, file tidak terlihat. Hal ini dikarenakan default import file di 3DS adalah untuk file 3d studio mesh dengan extension 3ds bukan file autocad dengan extension .dwg. Oleh karena itu diubah terlebih dahulu “File type”-nya menjadi “Legacy AutoCAD (*.DWG)”

Setelah diubah langkah selanjutnya pilih file yang dimaksud dan klik open. Selanjutnya akan keluar kotak dialog seperti ini :

Kemudian pilih “Merge objects with current scene” dan klik ok.  kemudian akan muncul kotak dialog seperti ini : 

Setelah itu pada kelompok “Geometry Options”, matikan selection untuk “weld” dan “Cap closed entities”, kemudian klik ok.

Langkah kedua yang harus dilakukan  adalah edting material. Material akan sangat membantu untuk membentuk suatu tekstur dan warna yang tidak mungkin dilakukan dengan mengedit obyek tersebut secara manual. 

Langkah ketiga yang  akan saya jelaskan adalah memberikan efek pencahayaan pada objek, efek pencahayaan pada 3ds max secara umum yang dipelajari ada 2, yaitu Indicert illumintion dan Direct illumination. Dan kali ini saya akan bahas tentang Indirect Illumination.

Indirect Illumination adalah efek pencahayaan yang menghasilkan efek natural atau asli yang memberi kesan lebih nyata karena teknik ini merupakan teknik pencahayaan yang sebenarnya terjadi di dunia nyata, dimana cahaya yang mengenai permukaan suatu objek akan dipantulkan kembali oleh objek tersebut sehingga akan didapat pencahayaan yang merata dan menyebar keseluruh permukaan objek yang terkena pantulan cahaya tersebut. 

Untuk dapat memberikan efek pencahayaan pada objek, kita harus  meyiapkan objek terlebih dahulu. Setelah itu klik tab Create > Lights, kemudian pilih Skylight tkemudian letakkan objek disembarang tempat, karena poisi viewport tidak berpengaruh penyebaran cahaya. Fungsi Skylight ini seperti matahari yang mempu menyinari seluruh isi alam semesta.

Skylight Parameters
arsitekthink.blogspot.com

Berikutnya buka tab Modify, maka disana akan terlihat Skylight Parameter, disini saya akan menjelaskan bagian-bagian dari  Skylight Parameter.

  • On : untuk mematikan dan menghidupkan efek Sky Light.
  • Multiplier : nilai kekuatan bias cahaya yang akan dikeluarkan.
  • Use Scene Environment : penggunaan efek cahaya dari environment yang dipakai, untuk menampilkan Environment tekan “8”atau cari menu Rendring > Environment.
  • Sky Color :  Menyesuaikan warna sesuai kebutuhan, caranya klik kotak yang ada disebelah Sky Color
  • .Cast Shadow : Mengatur bayangan dari Sky Light

Setelah  parameternya  sudah disetting, sekarang pilih menu Rendering  > Render ,kemudian klik tab Advance Lighting,klik  pilih Light Tracer, dan biarkan saja dalam keadaan default.

Pilih Light Tracer
arsitekthink.blogspot.com
Setting Default Light tracer
arsitekthink.blogspot.com 

Kembali ke tab Common di jendela Render Scene kalian dapat  mengatur Output Sizenya menjadi lebih kecil, karena fitur Light Tracer kalkulasi waktunya cukup lama pada saat merender, jadi kalian harus sabar menunggu jika menggunakan ukuran yang besar. Untuk kali ini saya  menggunakan ukuran Width = 300dan Height = 200. 

tab Common : Output Size.
arsitekthink.blogspot.com 

Jika pengaturan size sudah selesai, maka kalian dapat meng-klik Render yang ada di pojok kanan bawah. berikut ini adalah video rendering pada animasi 3Ds Max.

Jika kalian ingin tahu bagaimana cara merender objek pada aplikasi 3Ds Max, kalian bisa klik video dibawah ini : 

Sekian dari saya, mohon maaf jika ada kesalahan kata. semoga artikel saya dapat bermanfaat bagi kalian semua, sampai jumpa lagi.

Daftar Pustaka : 

  1. http://arsitekthink.blogspot.com/2015/04/rendering-dalam-3d-max.html
  2. https://wenythepooh.wordpress.com/2011/02/22/proses-rendering-dan-animasi-serta-contoh-nyatanya/
  3. https://youtu.be/6d8tP-uEQgo
Komentar
Share this Post