Teknik Blurring Foto DSLR

Paramita Yuni Prahesti/ September 21, 2018/ Fotografi

Fotografi adalah salah satu cabang seni yang kini tengah digandrungi oleh berbagai kalangan di Indonesia. Penyebabnya tentu tidak lain karena berkembangnya teknologi kamera terutama kamera pada ponsel yang membuat kamera menjadi jauh lebih mudah untuk digunakan bahkan oleh pemula sekalipun. Selain itu, dengan berkembangnya teknologi kamera membuat harga kamera menjadi lebih terjangkau. Tentunya hal ini bagus untuk teman –teman yang ingin mendalami dunia fotografi. Nah pada artikel kali ini, saya akan mencoba menulis tentang belajar membuat foto dengan background blur (bokeh). Berikut artikel singkat dari saya.

Dalam fotografi, pengucapan “Bokeh” adalah kabur, atau kualitas estetika kabur, di daerah out of fokus gambar, atau “cara yang menyajikan lensa keluar-titik fokus cahaya. Selisih lensa penyimpangan dan bentuk bukaan lensa menyebabkan beberapa desain untuk mengaburkan gambar dengan cara yang menyenangkan mata, sementara yang lain menghasilkan kabur yang tidak menyenangkan atau mengganggu “baik” atau “buruk” bokeh, masing-masing. Bokeh terjadi untuk bagian adegan yang berada di luar kedalaman lapangan. Fotografer kadang-kadang sengaja menggunakan teknik yang fokus dangkal untuk membuat gambar dengan daerah di luar fokus utama. Bokeh berasal dari lensa bukaan dari kamera, oleh karena itu hal terpenting yang harus dilakukan saat ingin mendapatkan bokeh adalah setting aperture lensa kita pada bukaan yang sebesar mungkin.

Dalam dunia fotografi, foto bokeh adalah blur pada background/foreground. Bokeh dapat menambah keindahan dan juga dapat mengurangi nilai keindahan dari suatu foto. Jadi, kita harus tepat menggunakan/menempatkan bokeh dalam karya kita. Sebagai contoh, pada foto portrait, biasanya bokeh akan menambah keindahan, karena pada karya tersebut, obyek akan tampak jelas dan menonjol, dan background/foreground akan terlihat blur.

Namun sebaliknya, pada fotografi landscape (misal foto pemandangan gunung), bokeh dapat merusak suasana foto, karena foto landscape biasanya akan lebih menarik jika seluruh frame terlihat jelas / tajam. Jadi sekali lagi, bokeh dapat membuat foto menjadi indah, namun juga dapat merusak hasil foto.

Cara Membuat Background Blur (Bokeh) Pada Foto

– Menggunakan Mode Manual

– Menggunakan Mode DOF (depth of field)

– Menggunakan Mode Macro

Sebenarnya, bokeh terjadi karena lensa hanya berfokus pada obyek. Dalam settingan tertentu, hal ini menyebabkan area lain yang jauh dari obyek menjadi tidak fokus, dan terjadilah bokeh. Namun, karena bokeh bisa membuat gambar menjadi bagus dan juga menjadi kacau, kita harus mempelajari settingan kamera (dalam hal ini lensa) kita agar kita dapat mengatur kapan bokeh muncul dan kapan harus tidak ada bokeh. Berikut ini beberapa cara untuk membuat bokeh.

  • Jarak Obyek Dengan Background

Lensa mempunyai prinsip kerja yang sama dengan mata. Jadi, untuk dapat melihat / memotret gambar dengan jelas, maka titik fokus lensa harus tepat pada obyek. Apabila obyek dan background cukup jauh, maka kemungkinan besar salah satu akan menjadi blur. Jadi, cara pertama untuk membuat bokeh adalah, jauhkan obyek dengan background, kemudian fokuskan kamera pada obyek.

(gambar : canon-asia.com)

Jarak daun sebagai obyek utama dengan background yang cukup jauh membuat latar belakang menjadi blur dan indah

  • Bukaan / Diafragma Lensa

Diafragma lensa juga memiliki andil yang besar dalam terjadinya bokeh. Bukaan diafragmya yang lebar akan membuat daerah fokus (depth of field) pada foto menjadi sempit sehingga akan timbul bokeh. Jadi, gunakan bukaan lebar jika ingin membuat bokeh, sebaliknya, jika ingin membuat foto dengan ruang tajam yang luas, gunakan bukaan diafragma yang kecil.

Bukaan diafragma yang terlalu lebar akan membuat area tajam menjadi terlalu sempit dan membuat gambar susah fokus.

  • Olah Digital

Olah Digital ini program pengolah gambar secara digital sudah sangat banyak dan mudah kita temui. Banyak aplikasi di smartphone yang dapat membuat membuat background blur (bokeh) pada foto. Namun tentunya banyak juga yang kelihatan jika bokehnya hanya editan, hehehe. Bagi para profesional, biasanya mereka akan membuat background / foreground bokeh dengan cara melakukan penumpukan foto asli dengan foto asli yang sudah diblur.

Namun demikian jika kita membuat background blur (bokeh) dengan rekayasa olah digital biasanya tidak sebagus yang aslinya. Terlebih lagi jika editingnya kurang rapi, maka tentunya hasil fotonya tidak terlalu bagus.

Teknik Membuat Background Blur (Bokeh) PadaMalam hari

Akhir – akhir ini banyak yang tertarik membuat foto bokeh malam hari. Memang pada malam hari, kerlap- kerlip lampu dapat menjadi background yang menarik. Oleh karena itu banyak yang penasaran cara membuat backgound blur (bokeh) pada malam hari.

Sebenarnya tekniknya sama dengan yang sudah saya utarakan di atas. Kita hanya bermain dengan jarak obyek dengan latar belakang dan juga mengatur diafragma ke bukaan yang lebar. Lebarnya seberapa? Itu tergantung dengan kondisi yang ada.

Gampangnya kita lakukan trial dan  coba- coba berbagai settingan sampai sesuai dengan keinginan kita. Namun, biasanya bokeh dapat dengan mudah kita buat dengan bukaan diafragma f 2,8 atau lebih lebar. Yang terpenting adalah, kita harus melakukan pemotretan dimana terdapat lampu yang cukup banyak dan terang sebagai latar belakangnya.

Pendaran lampu yang ditangkap secara kabur oleh lensa tersebutlah yang membuat bokeh menjadi menarik.


(gambar : http://favim.com)

Lampu dapat menjadi bokeh yang menarik jika dipotret dengan pas

Lensa yang cocok untuk bokeh

Rahasia membuat bokeh adalah lensa, namun lensa yang bagaimana dan seperti apa?

1. Lensa dengan aperture kecil

Maksudnya di sini adalah lensa yang memiliki aperture atau bukaan lebar. Untuk mengetahuinya, anda cukup melihat angka yang tertera di lensa yaitu yang angkanya semakin kecil. Misalnya f/1.8 akan menghasilkan blur yang lebih “parah” dibanding f/8.0.

Plazakamera.com

2. Gunakan lensa dengan focal length terpanjang

Semakin panjang lensa yang anda bisa gunakan maka blur yang dihasilkan akan semakin bagus. Jadi misalnya anda memakai lensa ukuran 70-200 mm maka setting lah focal length di posisi 200mm saat memotret. Jika anda membawa beberapa jenis lensa di tas yaitu lensa 300mm, lensa 18–200mm, lensa 14–24mm maka gunakanlah yang 300mm jika ingin mendapatkan bokeh yang dahsyat blur-nya.

carnu.whitehands.info

3. Pilih lensa dengan kualitas optik terbaik

Ada harga ada rupa, begitupun juga saat membuat foto bokeh. Kualitas bokeh yang dihasilkan juga sangat dipengaruhi kualitas optic lensa yang dipakai lho! Terkait dengan focal length tadi, kualitas optic lensa 200mm tentunya lebih baik daripada yang 50mm. Namun bagaimana kalau ada pilihan yang sama?
Misalnya, lensa 18-200mm/f5.6 dan lensa 70-200mm/f2.8 maka lebih bagus kualitas lensa kedua. Apalagi dengan memakai aperture f/2.8 bakal menghasilkan blur yang oke.

Bokeh Pakai Lensa Apa dan Gimana Bikinnya PlazaKamera com

Aperture sejatinya adalah kumpulan dari beberapa blade yang membentuk lingkaran atau octagon sebagai tempat cahaya masuk ke sensor kamera. Aperture dengan jumlah blade melengkung yang banyak akan membentuk efek lingkaran bulat, begitupun yang octagonal. Nah, kebanyakan fotografer lebih suka efek yang bulat.

Pada umumnya, lensa yang lebih mahal memiliki lebih banyak blades untuk membuat efek bokeh bulat yang lebih banyak. Namun tak perlu memaksakan diri dalam membeli ya.

Plazakamera.com

Pengaturan Depth of Field (DOF)

1. Kurangi jarak antara kamera dengan obyek foto

Perlu diingat, lensa bekerja sama seperti mata manusia. Semakin dekat berdiri kita dengan obyek yang difoto maka background-nya semakin blur. Posisi tersebut akan membuat lensa otomatis mempersempit depth of field hanya yang terdekat dengannya.

Mendekatkan kamera jadi sangat dekat ke obyek biasa dilakukan fotografer nature dalam mengambil foto makro.

Plazakamera.com

2. Jauhkan jarak antara obyek dan background

Masih soal fokus yang dilakukan oleh lensa kamera. Jika anda ingin mendapatkan blur yang semakin nge-blur maka beri jarak yang jauh antara obyek dan backgroundnya. Anda bisa meminta model anda untuk menjauhi background sementara anda mendekatkan kamera.

Anda bisa melihat perbedaannya dari contoh di bawah ini:

Plazakamera.com

3. Bikin custom bokeh sendiri

Ya, anda juga bisa bikin custom bokeh sendiri lho! Maksudnya di sini adalah anda bisa membuat berbagai bentuk efek pendar blur cahaya dengan membuat sendiri polanya memakai peralatan sederhana. Cukup dengan kertas yang digunting sesuai pola yang anda inginkan, kecil saja, lalu ditempelkan pada lensa dan voila!  Foto anda jadi lebih unik dengan efek bokeh bentuk hati, bintang hingga tengkorak.

Kotaksurat.co
Lomogracinha

Tidak mesti bikin sendiri, beberapa produsen kamera juga menyediakan custom bokeh yang sudah disesuaikan dengan lensa. Mau bikin sendiri atau beli custom bokeh?

Selamat berkreasi!

Custom Bokeh | by William (tectum macula) Walsh

Daftar pustaka:

  1. https://toekangpotoid.wordpress.com/2013/06/12/bikin-blur-background-foto/
  2. https://www.diykamera.com/4-cara-memotret-objek-bergerak-dengan-kamera-dslr/
  3. http://haririlfikri.blogspot.com/2014/12/bluring.html
Komentar
Share this Post